Terkonfirmasi, Para Dokter Yakin Virus Corona Bisa Menginfeksi Rahim

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 15 Juli 2020 | 08:47 WIB
Terkonfirmasi, Para Dokter Yakin Virus Corona Bisa Menginfeksi Rahim
Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)

Suara.com - Para dokter di Prancis percaya bahawa virus corona bisa menyerang janin dalam rahim. Hal ini dibuktikan adanya bayi yang terinfeksi di rahim ibunya. 

Dilansir dari Independent, para profesional medis telah melihat sejumlah contoh bayi baru lahir yang terinfeksi Covid-19. Di rumah sakit Antoine Beclere di Paris, para dokter dapat mengonfirmasi bahwa seorang anak bisa membawa virus hanya satu jam setelah kelahirannya.

Kondisi tersebut membuat dokter yakin bahwa infeksi tersebut mungkin telah melewati plasenta di dalam rahim.

Menguraikan studi kasus mereka dalam jurnal Nature Communications, para peneliti mengatakan seorang wanita hamil berusia 23 tahun dirawat di rumah sakit pada bulan Maret dengan demam dan batuk parah.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, bayinya lahir tiga hari kemudian dengan operasi caesar. Bayi itu dites satu jam setelah kelahiran, tiga hari kemudian dan 18 hari kemudian, semua tes menunjukkan hasil positif terinfeksi virus corona.

Tes tambahan cairan yang diambil dari paru-paru bayi baru lahir serta sampel darah juga menunjukkan tanda-tanda virus. Para peneliti juga menemukan beberapa gejala neurologis yang terkait dengan virus pada bayi.

Tetapi sementara masih ada pertanyaan tentang bagaimana virus dapat menyebar dalam rahim, antara melalui rute lingkungan serviks atau melalui plasenta.

Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Bersama dengan rekan-rekannya, Daniele De Luca, direktur medis pediatri dan perawatan kritis neonatal di Antoine Beclere, mengukur viral load yang lebih tinggi dalam plasenta dibandingkan dalam cairan ketuban dan darah ibu. 

Mereka menyatakan bahwa Sars-CoV-2 (virus penyebab Covid-19) secara aktif dapat mereplikasi dalam sel di plasenta. Namun para peneliti mengatakan bahwa studi lebih lanjut akan diperlukan untuk mengonfirmasi hasil ini.

baca juga

"Kami melaporkan sebuah kasus yang terbukti dari penularan transplasental Sars-CoV-2 dari seorang wanita hamil yang terkena Covid-19 selama akhir kehamilan ke janinnya," catat para peneliti.

"Kasus-kasus lain dari kemungkinan penularan perinatal baru-baru ini telah dideskripsikan, tetapi menyajikan beberapa masalah yang belum ditangani," tambahnya.

Baik ibu dan anak dalam penelitian ini telah dinyatakan pulih dari infeksi dan pulang dari rumah sakit.

"Kami telah menunjukkan bahwa penularan infeksi Sars-CoV-2 transplasenta dimungkinkan terjadi selama minggu-minggu terakhir kehamilan," tulis para peneliti. 

"Penularan transplasenta dapat menyebabkan peradangan plasenta dan viremia neonatal. Gejala neurologis akibat vaskulitis serebral juga dapat dikaitkan dengan ini," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Virus Corona Menyerang Sistem Saraf, Dampaknya ke Suasana Hati

Ahli: Virus Corona Menyerang Sistem Saraf, Dampaknya ke Suasana Hati

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 08:17 WIB

Taman Nasional di Israel Sarankan Peluk Pohon Selama Pandemi Covid-19

Taman Nasional di Israel Sarankan Peluk Pohon Selama Pandemi Covid-19

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 07:35 WIB

Dikembangkan Buru-Buru, Vaksin Covid-19 Bisa Berisiko Buruk

Dikembangkan Buru-Buru, Vaksin Covid-19 Bisa Berisiko Buruk

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 06:35 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×