5 Risiko yang Dialami Anak-Anak Selama Pandemi Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 15 Juli 2020 | 05:10 WIB
5 Risiko yang Dialami Anak-Anak Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi anak terdampak pandemi Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Risiko yang Dialami Anak-Anak Selama Pandemi Covid-19

Pandemi covid-19 bisa mengakibatkan dampak langsung maupun tidak langsung kepada anak-anak. Dampak langsung yang bisa terjadi adalah terkait kesehatan dan pengasuhan yang diberikan oleh orangtua atau walinya.

Sedangkan dampak tidak langsung, pandemi ini membuat anak mengalami perubahan rutinitas sehari-hari, seperti metode belajar sekolah dan gangguan layanan penting lainnya.

Spesialis Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Ali Aulia Ramly mengatakan ada lima risiko yang rentan dialami anak akibat pandemi Covid-19. Ia menyampaikan, risiko pertama terkait meningkatnya kekerasan di dalam rumah tangga, perlakuan salah dan eksploitasi, khususnya terhadap anak dan perempuan.

"Yang bisa kita lakukan mendukung dan membuat ruang aman pada anak. Tentu kita akan mendapat tantangan kalau ruang amannya itu di rumah. Tetapi kita harus terus dorong anak agar bisa belajar dan bebas dari eksploitasi akibat kesulitan ekonomi," katanya dalam webinar bersama AJI Indonesia, Selasa (14/7/2020).

Risiko kedua, berhubungan dengan psikososial anak dan keluarga, juga isu kesehatan mental anak. Ali mengatakan, pemerintah menggelontorkan biaya medis untuk kesehatan mental sebesar Rp 700 miliar per tahun.

Menurut Ali, anak-anak juga berhak mendapatkan informasi secara jelas. Namun informasi bukan hanya dilakukan melalui jejaring internet. Tetapi juga perlu dengan komunikasi langsung agar bisa tersampaikan kepada anak-anak yang tak tersentuh internet.

"Penting juga memperhatikan bagaimana kita terus bekerja dan memastikan lingkungan keluarga positif," ujarnya.

Risiko ketiga, yaitu hilangnya pengasuhan. Anak-anak yang tumbuh di luar pengasuhan keluarganya sendiri berpotensi lebih besar mengalami gangguan kesehatan dan tumbuh kembang. Ali mengatakan, risiko itu rentan dialami oleh anak yang orangtuanya harus menjalani isolasi karena Covid-19.

baca juga

Juga anak-anak yang orangtuanya meninggal setelah terinfeksi virus corona. Menurut Ali, saat awal pandemi, tenaga medis sempat kesulitan melakukan contact tracing dan mencarikan wali bagi anak-anak yang ditinggal oleh orangtuanya.

"Risiko empat, gangguan atau meningkatnya tantangan untuk mengakses layanan bagi anak," ujarnya.

Dari temuannya, ada layanan yang harus berubah pendekatannya. Misalnya menutup sebagian atau hanya bisa memberikan layanan online. Meski begitu, menurut Ali, akses layanan terutama untuk kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak selama pandemi harus tetap berjalan.

Risiko kelima, stigmatisasi pada anak-anak terdampak dan keluarganya. Pasien covid-19 yang sempat mendapat stigma negatif dari masyarakat berdampak pula hingga ke pihak keluarganya

Oleh karena itu, Ali mengatakan bahwa penting adanya penyebaran informasi yang lebih luas terkait pencegahan covid-19 melalui berbagai bentuk media. Perhatian spesifik juga harus diberikan pada komunitas di daerah terpencil dan terisolasi atau penyandang disabilitas.

"Meningkatkan peran tokoh masyarakat, agama, dan adat dalam mengedukasi masyarakat pada fakta-fakta pandemi covid-19," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bappenas Beberkan Kelompok Anak-anak yang Rentan Covid-19

Bappenas Beberkan Kelompok Anak-anak yang Rentan Covid-19

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 21:43 WIB

Bappenas Sebut 5.777 Anak di Indonesia Terpapar Covid-19

Bappenas Sebut 5.777 Anak di Indonesia Terpapar Covid-19

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 20:55 WIB

Akibat Covid-19, 10 Juta Anak Disebut Tidak Bisa Kembali Sekolah

Akibat Covid-19, 10 Juta Anak Disebut Tidak Bisa Kembali Sekolah

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2020 | 19:40 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×