Rambut Feby Febiola Rontok Selama Kemoterapi, Kapan akan Tumbuh Lagi?

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 10:29 WIB
Rambut Feby Febiola Rontok Selama Kemoterapi, Kapan akan Tumbuh Lagi?
Feby Febiola usai menjalani operasi kista ovarium. [Instagram]

Suara.com - Beberapa orang yang menjalani kemoterapi umumnya akan mengalami efek sampingnya. Inilah kondisi yang sedang terjadi pada Feby Febiola.

Dari unggahannya di Instagram pada Senin (20/7/2020), Feby memperlihatkan penampilan terbarunya.

"Jadi ceritanya aku harus melewati enam kali session chemotherapy, udah mulai rontok-rontok, sekalian aja dibondol. Nanti aku ceritain semuanya deh, aku janji," tulis Feby.

Kerontokan rambut merupakan salah satu dari sekian banyak efek samping kemoterapi, sebab prosedur ini memengaruhi sel-sel sehat dan tidak sehat, termasuk sel-sel di folikel rambut yang mendukung pertumbuhan rambut.

Inilah sebabnya mengapa rambut di kepala, bulu mata, alis, dan bagian tubuh lainnya sering rontok selama perawatan.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Dilansir Medical News Today, rambut rontok mulai terjadi dalam dua minggu perawatan dan menjadi lebih parah selama satu hingga dua bulan.

Rambut tidak mulai tumbuh kembali segera setelah perawatan kemoterapi terakhir karena obatnya perlu waktu untuk benar-benar meninggalkan tubuh dan berhenti menyerang sel yang sehat.

Timeline pertumbuhan rambut setelah kemoterapi

Garis waktu berikut menunjukkan apa yang kebanyakan orang alami setelah kemoterapi:

- Pada 2 hingga 3 minggu bentuk rambut ringan dan tidak jelas.
- Kemudian 1 hingga 2 bulan rambut tebal mulai tumbuh.
- Setelahnya, pada 2 hingga 3 bulan satu inci rambut mungkin tumbuh.
- Lalu, pada bulan keenam beberapa 2 sampai 3 inci rambut mungkin telah tumbuh.
- Pada bulan ke-12 Rambut mungkin tumbuh 4 sampai 6 inci dan cukup panjang untuk disisir atau dirapikan.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Beberapa folikel rambut dapat memasuki masa pertumbuhan yang lebih aktif daripada yang lainnya. Akibatnya, panjang setiap helai rambut dapat bervariasi, yang membuatnya sulit dirapikan.

Tapi seiring waktu, rambut akan tumbuh dengan pola yang lebih teratur. Namun, tekstur rambut mungkin berbeda dengan sebelumnya.

Beberapa orang ada yang mengalami 'ikal kemo', yang terjadi ketika rambut yang tumbuh kembali lebih keriting, lebih rapuh, atau lebih sulit diatur dari sebelumnya.

Terkadang, perubahan ini hanya berlangsung sementara. Dalam kasus lain kemungkinan menjadi permanen.

Tidak ada cara untuk memprediksi siapa yang akan mengalami perubahan tekstur setelah kemoterapi, atau perubahannya akan permanen atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Efek Samping Kemoterapi, Seperti yang Sedang Dialami Feby Febiola

Ketahui Efek Samping Kemoterapi, Seperti yang Sedang Dialami Feby Febiola

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 09:10 WIB

Ini Alasan Pasien Kemoterapi Alami Kerontokan Rambut, Seperti Feby Febiola

Ini Alasan Pasien Kemoterapi Alami Kerontokan Rambut, Seperti Feby Febiola

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 08:25 WIB

Jalani Kemoterapi Sampai Botakin Rambut, Feby Febiola Sakit Apa?

Jalani Kemoterapi Sampai Botakin Rambut, Feby Febiola Sakit Apa?

Entertainment | Senin, 20 Juli 2020 | 18:28 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB