Belajar dari Rumah, Banyak Orangtua Khawatir Anak Terpapar Konten Negatif

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 22 Juli 2020 | 07:05 WIB
Belajar dari Rumah, Banyak Orangtua Khawatir Anak Terpapar Konten Negatif
Belajar dari Rumah. (Shutterstok)

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat anak mengakses gadget dan internet lebih sering dari sebelumnya. Hal ini lantaran metode belajar mengajar dilakukan secara daring.

Selain banyak orangtua yang masih kesulitan agar anak bisa beradaptasi, mereka juga takut si kecil terpapar konten negatif. Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Google Indonesia Putri Alam mengatakan sebanyak 83 persen orang tua di Indonesia menyatakan khawatir anaknya akan terpapar muatan tidak pantas atau berbahaya di internet.

Ilustrasi KBM online - (Unsplash/@anniespratt)
Ilustrasi KBM online - (Unsplash/@anniespratt)

"Saya sendiri sering memikirkan apakah anak-anak saya memiliki keterampilan untuk berpikir kritis dalam memilah informasi di internet," katanya dalam sebuah seminar daring yang diikuti di Jakarta, Selasa seperti dilansir dari Antara.

Dalam hal ini, internet seperti pisau bermata dua. Putri mengatakan internet memang membuka peluang bagi anak-anak untuk bermain, belajar, bersosialisasi, maupun mengembangkan kreativitasnya.

"Namun, anak juga rentan dengan risiko keamanan daring, sesuatu yang juga bisa menimpa orang dewasa," katanya.

Untuk melindungi anak-anak dari risiko buruk internet, sekaligus membantu mereka untuk belajar dan mengasah diri serta kreativitas positif secara daring, Putri mengatakan Google fokus pada tiga pilar.

Ketiga pilar itu adalah produk inovatif yang bisa melindungi anak dan memberikan pengalaman internet yang positif sesuai usia mereka, penerapan kebijakan yang memungkinkan untuk tanggap terhadap tren keamanan baru yang terus berkembang, dan menciptakan pendidikan yang mengarah pada literasi digital dan kewarganegaraan digital yang baik.

"Diharapkan itu bisa membantu anak-anak, termasuk dalam kehidupan luring mereka sehari-hari," katanya.

Google juga menyediakan sumber-sumber pembelajaran bagi orang tua dan guru serta tipa-tips berinternet bersama anak. Menurut Putri, penting bagi keluarga menerapkan peraturan dasar digital dan praktik aman berinternet.

Baca Juga: Bukan 7 Gelas, Ini Kebutuhan Air Bagi Anak Setiap Hari

"Semoga semakin banyak anak Indonesia yang memiliki literasi digital dalam berinternet," demikian Putri Alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI