Sindrom Kelelahan Akibat Bekerja dari Rumah, Seperti Apa?

Vania Rossa

Senin, 27 Juli 2020 | 08:58 WIB
Sindrom Kelelahan Akibat Bekerja dari Rumah, Seperti Apa?
Ilustrasi sindrom kelelahan akibat bekerja dari rumah. (Shutterstock)

“Kelelahannya memiliki lebih sedikit gejala fisik, tetapi lebih banyak gejala mental,” kata Fuller.

Mereka yang bekerja di rumah mungkin merasa lelah, bingung, dan menjadi pelupa. Tanda-tanda lain termasuk frustrasi, kemarahan, dan kesedihan.

Sindrom kelelahan berbeda untuk semua orang, jadi penting untuk mengetahui bagaimana perasaan Anda dan waspada jika perasaan atau perilaku Anda berubah. Jika Anda melihat perubahan, jangan abaikan itu.

Bisakah sindrom kelelahan dicegah?

Membuat perubahan dalam rutinitas kehidupan kerja Anda untuk mencegah kejenuhan adalah penting, karena, seperti yang ditunjukkan Fuller, ketika suasana hati mulai menurun, mungkin akan lebih sulit untuk mencegah perasaan lelah itu datang.

Berlibur adalah solusi yang baik, terutama jika Anda merasa beberapa bulan terakhir ini sangat kewalahan.

"Banyak orang telah mengambil cuti liburan mereka, meskipun mereka tidak punya tempat untuk pergi," kata Fuller.

"Ini mungkin terdengar gila dan buang-buang uang untuk liburan, tetapi masuk akal untuk beristirahat dan melakukan sesuatu yang berbeda selama beberapa hari, jauh dari tekanan pekerjaan," sarannya.

Jika Anda tidak dapat mengambil cuti tahunan, cobalah untuk memisahkan kehidupan kerja Anda dari kehidupan di rumah sebanyak yang Anda bisa.

baca juga

Karahassan merekomendasikan pengaturan batas sesegera mungkin. “Miliki tempat terpisah untuk bekerja, istirahat, dan diskusi,” katanya.

Tetapkan batasan juga dengan orang-orang di sekitar Anda. Jelaskan kapan Anda akan bekerja dan kapan Anda bisa menghabiskan waktu bersama mereka - dan patuhi rutinitas itu.

Lalu, apa yang bisa dilakukan jika mengalami sindrom kelelahan?

Pertama-tama, berhentilah dan katakan pada diri sendiri bahwa Anda melakukan pekerjaan dengan baik, kemudian beristirahatlah di luar lingkungan rumah Anda, demikian saran Karahassan.

“Pergi jalan-jalan, duduk di bangku sendiri. Jika Anda tidak bisa keluar, mandi, cuci muka, lakukan saja sesuatu untuk Anda. Istirahat 5 atau 10 menit itu dapat memberi Anda ruang untuk mengatur ulang dan mengendalikan pikiran dan perasaan Anda,” katanya.

“Matikan layar laptop dan manjakan diri Anda dengan sesuatu yang membuat Anda bahagia,” tambah Fuller.

Hindari perilaku buruk yang tidak sehat, seperti merokok dan minum alkohol, dan sebagai gantinya cobalah melakukan hal-hal seperti olahraga, terhubung dengan orang-orang terkasih, prioritaskan perawatan diri, mendaftar untuk menjadi sukarelawan, dan cobalah untuk bekerja lebih cerdas (bukan lebih keras).

Latihan pernapasan juga bisa bermanfaat. Luangkan waktu lima menit untuk duduk dengan nyaman di suatu tempat, dan fokus pada napas Anda. Ada sejumlah aplikasi pernapasan dalam yang dapat Anda unduh di ponsel untuk membantu memandu Anda.

Dan jika semua ini tidak membantu dan stres Anda menyebabkan Anda tertekan, bicarakan dengan dokter umum Anda yang dapat menawarkan dukungan psikologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bekerja di Tempat Tidur selama WFH? Awas Bisa Jadi Ide Buruk

Bekerja di Tempat Tidur selama WFH? Awas Bisa Jadi Ide Buruk

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 09:47 WIB

Anaknya Suka Berisik saat WFH, Ibu Ini Curhat Kecewa Dipecat Bosnya

Anaknya Suka Berisik saat WFH, Ibu Ini Curhat Kecewa Dipecat Bosnya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:20 WIB

Selama WFH, Beban Kerja Perempuan Justru Meningkat

Selama WFH, Beban Kerja Perempuan Justru Meningkat

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2020 | 13:33 WIB

Terkini

Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian

Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?

Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:27 WIB

Beyond the Search Bar! Runtuhnya Berhala Metrik, Munculnya Ekosistem Jurnalisme Tanpa Sekat

Beyond the Search Bar! Runtuhnya Berhala Metrik, Munculnya Ekosistem Jurnalisme Tanpa Sekat

Opini | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:27 WIB

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Lagi Kurang Fit, Mahalini Tetap Tampil Totalitas di Bangor Fest Vol 4 Bawakan 8 Lagu Hits

Lagi Kurang Fit, Mahalini Tetap Tampil Totalitas di Bangor Fest Vol 4 Bawakan 8 Lagu Hits

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Memaknai Kemerdekaan di Dunia Kerja: Mengapa Gen Z Lebih Memilih 'Work-Life Balance'?

Memaknai Kemerdekaan di Dunia Kerja: Mengapa Gen Z Lebih Memilih 'Work-Life Balance'?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Dari Posyandu ke Pariwisata: Bagaimana Kesehatan Jadi Pondasi Desa Wisata Les Buleleng

Dari Posyandu ke Pariwisata: Bagaimana Kesehatan Jadi Pondasi Desa Wisata Les Buleleng

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah Mencabut Gelar Bangsawan Menantunya Akibat Perilaku Coreng Kerajaan

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah Mencabut Gelar Bangsawan Menantunya Akibat Perilaku Coreng Kerajaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:13 WIB

×