Kasus Covid-19 Melonjak, India Berburu Plasma Darah untuk Pengobatan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 27 Juli 2020 | 21:39 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, India Berburu Plasma Darah untuk Pengobatan
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan plasma darah eks pasien Covid-19 menurut sejumlah ahli bermanfaat untuk memperbesar peluang kesembuhan pasien yang tengah dirawat.

Di tengah peningkatan jumlah kasus yang terus bertambah, negara-negara bagian di India pun melakukan perburuan plasma darah.

"Baru-baru ini, kami menginginkan plasma kelompok O untuk seorang pasien, seorang dokter," kata Menteri Kesehatan Assam Himanta Biswa Sarma, dilansir ANTARA.

Keberhasilan upaya keseluruhan sangat penting bagi Assam, salah satu negara bagian termiskin di India yang kekurangan remdesivir dan tocilizumab untuk mengobati pasien Covid-19 yang parah.

Delhi dan Negara Bagian Odisha juga mencari donor plasma karena total infeksi di India telah meningkat menjadi 1,4 juta kasus dengan hampir 33.000 kematian.

Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

"Ketika kami mengetahui bahwa seseorang mau menyumbang, orang-orang pergi ke rumahnya dengan perahu, membawanya ke rumah sakit, dan menyelesaikan proses donor," ujar Sarma.

Dia menolak mengidentifikasi sang donor tetapi mengatakan penerima dalam kondisi baik.

Plasma dari orang yang sebelumnya terinfeksi dapat digunakan untuk mengobati hingga dua pasien yang sedang sakit, kata Sarma. Tanpa perawatan yang tepat waktu, kondisi pasien seperti itu berpotensi memburuk dan membuat persediaan obat-obatan menipis.

"Kami telah melihat bahwa jika kita memberikan plasma antara tahap sedang dan kritis, hasilnya sangat, sangat baik," kata dia.

Dengan kasus Covid-19 yang melonjak dan obat-obatan mulai menipis, pihak berwenang Assam memberikan keistimewaan kepada para pasien sembuh yang mau mendonorkan plasma darah mereka.

Pasien bergejala yang menyumbangkan plasma darah empat minggu setelah pemulihan akan mendapatkan keuntungan dalam pekerjaan dan perumahan pemerintah. Misalnya, seorang donor dapat memperoleh nilai tambahan jika ia menjalani suatu tes atau wawancara untuk suatu pekerjaan.

Assam juga menawarkan untuk membayar biaya perjalanan dan biaya lain untuk para donor dari luar negara bagian itu, dan telah membuat para pekerja garis depannya menjelajahi negara bagian untuk membawa para peserta yang bersedia ke pusat-pusat donasi plasma.

Assam, yang juga dilanda banjir hingga menewaskan sekitar 100 orang dan menyebabkan dampak pada sekitar tiga juta lainnya, memprediksi infeksi virus corona akan memuncak pada pertengahan September. Sejauh ini, dilaporkan lebih dari 32.000 kasus dengan 79 kematian muncul di negara bagian itu.

Tes virus Corona Covid-19 di negara bagian Kerala, India. (Dok. Twitter@shailajateacher).
Tes virus Corona Covid-19 di negara bagian Kerala, India. (Dok. Twitter@shailajateacher).

Kebutuhan akan plasma darah muncul ketika India, negara pemasok obat generik dengan jumlah terbesar di dunia, berjuang untuk mengakhiri kekurangan remdesivir dan tocilizumab di dalam negeri.

Meskipun produsen obat asal Amerika Serikat, Gilead Sciences Inc, telah memberi wewenang kepada enam perusahaan yang beroperasi di India untuk membuat dan menjual versi generik remdesivir, hanya tiga dari mereka yang sejauh ini dapat mulai memproduksi persediaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih

Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:25 WIB

Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih

Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih

Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 15:36 WIB

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:25 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

Sinopsis Subedaar, Film India Terbaru Anil Kapoor di Prime Video

Sinopsis Subedaar, Film India Terbaru Anil Kapoor di Prime Video

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 14:35 WIB

Film India Dhurandhar: The Revenge Cetak Sejarah di Box Office AS, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Film India Dhurandhar: The Revenge Cetak Sejarah di Box Office AS, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 20:00 WIB

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sinopsis Do Deewane Seher Mein, Film India Romantis Terbaru Mrunal Thakur

Sinopsis Do Deewane Seher Mein, Film India Romantis Terbaru Mrunal Thakur

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:40 WIB

Sinopsis Assi, Film India yang Dibintangi Taapse Pannu dan Kani Kusruti

Sinopsis Assi, Film India yang Dibintangi Taapse Pannu dan Kani Kusruti

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB