Pandemi Covid-19 Meningkatkan Risiko Baby Blues dan Depresi Pascamelahirkan

Vania Rossa

Rabu, 29 Juli 2020 | 16:07 WIB
Pandemi Covid-19 Meningkatkan Risiko Baby Blues dan Depresi Pascamelahirkan
Ilustrasi depresi pascamelahirkan. (Shutterstock)

Suara.com - Baby blues dan depresi pascapersalinan merupakan hal yang lumrah dialami ibu pascamelahirkan. bahkan disebutkan, depresi pascapersalinan memengaruhi hingga 1 dari 8 wanita di Amerika Serikat. Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa baby blues melanda lebih banyak lagi para ibu yang baru melahirkan.

Meski pandemi Covid-19 baru berlangsung dalam hitungan bulan dan masih terlalu dini untuk penelitian komprehensif tentang diagnosis baby blues dan depresi pascapersalinan, tetapi para ahli yang secara teratur merawat wanita dengan masalah kesehatan mental pascapersalinan mengatakan bahwa mereka melihat peningkatan kasus depresi dan kecemasan pascapersalinan.

Jumlahnya mungkin meningkat dua kali lipat dalam tiga bulan, demikian menurut Paige Bellenbaum, kepala petugas hubungan eksternal untuk Motherhood Center, sebuah klinik kesehatan mental di New York City.

Alasan masuknya itu masuk akal. Dilansir dari Huffpost, masalah kesehatan mental pascamelahirkan dipicu tidak hanya oleh gejolak hormonal yang dialami para wanita, tetapi juga oleh tantangan emosional karena harus menjaga bayi baru yang rentan agar tetap hidup, sementara kita hanya mendapatkan sedikit istirahat.

Dan perlu diakui, memiliki bayi saat pandemi jauh lebih sulit. Bahkan meski semua anggota keluarga sehat, dan situasi keuangan keluarga tidak terganggu oleh ancaman PHK. Masalahnya adalah, dibutuhkan tantangan mengasuh bayi yang baru lahir.

“Ada tiga hal utama yang terjadi. Salah satunya adalah bahwa ada potensi untuk peningkatan gangguan stres pascapersalinan, karena banyak wanita yang harus masuk sendirian ke ruang persalinan akibat pandemi," kata Kate Kripke, pendiri Pusat Kesehatan Postpartum Boulder di Colorado.

"Belum lagi para ibu ini terpaksa menghabiskan lebih sedikit waktu di rumah sakit pascapersalinan, membuat waktu istirahat mereka jadi lebih pendek," lanjut Kripke.

"Dan masih ditambah, gegara pandemi, ibu baru tidak bisa meminta bantuan siapa pun," tambahnya lagi.

Kesimpulannya, pandemi seperti menciptakan suasana yang memengaruhi para ibu untuk mengembangkan depresi dan kecemasan pascapersalinan.

baca juga

Kripke kemudian meminta para ibu baru ini untuk membuat daftar tiga hal yang mereka butuhkan untuk "tetap sehat" secara mental - mungkin berjalan cepat setiap hari, mandi, cukup makan - dan mulai dengan memprioritaskan hal itu.

Tapi nyatanya, hal-hal sederhana itupun masih sulit dilakukan. Terlebih di masa pandemu seperti sekarang ini.

Lalu, apa yang bisa dilakukan para ibu baru ini agar terhindar dari baby blues dan depresi pascapersalinan? Tetap, yang paling utama adalah dukungan dari pasangan dan anggota keluarga lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Pandemi Covid-19 di Sektor Pariwisata: Hotel Sepi dan Restoran Tutup

Dampak Pandemi Covid-19 di Sektor Pariwisata: Hotel Sepi dan Restoran Tutup

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:46 WIB

Kemenparekraf Cari Masukan Traveling di Tengah Pandemi dari Australia

Kemenparekraf Cari Masukan Traveling di Tengah Pandemi dari Australia

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2020 | 14:07 WIB

Update Covid-19 Global: WHO Sebut 5 Wabah Lain yang Sedang Terjadi di Dunia

Update Covid-19 Global: WHO Sebut 5 Wabah Lain yang Sedang Terjadi di Dunia

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×