Peneliti Bandingkan Efektivitas Tiga Jenis Masker, Mana yang Terbaik?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 30 Juli 2020 | 06:00 WIB
Peneliti Bandingkan Efektivitas Tiga Jenis Masker, Mana yang Terbaik?
Ilustrasi menggunakan masker di tempat umum.[Pexels/Anna Shvets]

Suara.com - Para peneliti dari University of New South Wales (UNSW) Australia memfilmkan bagaiman tetesan liur menyebar saat berbicara, bersin, dan batuk. Mereka membandingkan intensitas keluarnya tetesan liur dengan masker satu lapis, tiga lapis, masker medis, dan tanpa masker.

Penetian tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Thorax.  Lalu, seperti apa hasilnya?

Melansir dari Mashable, pada video berdurasi kurang dari dua menit, peneliti menunjukkan bahwa masker bedah menjadi penghalang terbaik keluarnya tetesan liur. Disusul oleh masker kain tiga lapis, lalu masker kain satu lapis.

Video itu menampilkan gambar empat orang yang berbicara, bersin, dan batuk dengan mengunakan masker lapis satu, lapis tiga, masker maker bedah, dan tanpa masker.

Dalam hal ini, peneliti menggunakan sistem lighting LED dengan kamera berkecepatan tinggi.

"Kami menginformasikan bahkan bicara saja akan mengeluarkan banyak tetesan liur, disusul dengan batuk dan bersin," catat para peneliti seperti yang dikutip di The Converstion.

Dari kiri atas: tanpa masker, masker lapis 1, lapis 3, masker bedah (nstagram.com/mashable/)
Dari kiri atas: tanpa masker, masker lapis 1, lapis 3, masker bedah (nstagram.com/mashable/)

Meskipun masker bedah menjadi penghalang tetesan terbaik, Anda yang bukan bagian dari tenaga medis tidak disarankan menggunakan jenis ini.

Hal ini disarankan agar persediaan masker tetap tersedia bagi mereka yang bekerja sebaga tenaga medis. 

Untuk itu, Anda perlu mengenakan masker buatan sendiri. Dalam hal ini, peneliti menyebutkan bahwa masker buatan sendiri dengan tiga lapisan kain lebih efektif karena bisa menghalangi tetesan bicara, bersin, hingga batuk secara signifikan. 

Sementara itu, masker buatan dengan hanya satu lapis kain hanya efektif untuk menghalangi tetesan bicara.

Masker satu lapis disebut tidak terlalu signifikan menghalangi tetesan liur dar bersin dan batuk. 

Agar masker buatan sendiri tetap efektif, berikut adalah beberapa saran para peneliti, antara lain:

  • Paling tidak terdiri dari tiga lapis
  • Gunakan kain tahan air untuk lapisan luar
  • Pilih kain dengan kerapatan jahitan seperti katun, sutra, flanel, hingga sifon.
  • Pastikan masker menutup wajah Anda
  • Cuci masker setiap hari setelah menggunakannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Bikin Masker Kain Sendiri? Ini Jenis Bahan yang Disarankan

Ingin Bikin Masker Kain Sendiri? Ini Jenis Bahan yang Disarankan

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2020 | 19:04 WIB

Sederhana, Begini Cara Uji Masker Buatan Sendiri

Sederhana, Begini Cara Uji Masker Buatan Sendiri

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:00 WIB

Kocak! Warga Australia Gunakan Masker Anti Mainstream untuk Cegah Covid-19

Kocak! Warga Australia Gunakan Masker Anti Mainstream untuk Cegah Covid-19

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB