Waspada, Penyakit Gusi Kemungkinan Meningkatkan Risiko Demensia!

Kamis, 30 Juli 2020 | 08:36 WIB
Waspada, Penyakit Gusi Kemungkinan Meningkatkan Risiko Demensia!
Ilustrasi lansia mengalami demensia (Shutterstock)

Suara.com - Menjaga kesehatan mulut adalah suatu keharusan. Sebab, kesehatan mulut juga memengaruhi kesehatan bagian lain dari tubuh.

Dilansir Insider, sebuah penelitian baru menunjukkan menjaga gigi dan gusi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia.

Dalam studi yang terbit dalam Neurology pada 29 Juli lalu membuktikan bahwa penyakit gusi kemungkinan berkaitan dengan peningkatan risiko demensia.

Para peneliti dari beberapa universitas mempelajari 4.559 peserta, yang tidak memiliki tanda-tanda demensia pada awal penelitian.

Selama sekitar 18 bulan mereka menilai kesehatan gusi dan melihat apakah peserta mengembangkan gejala demensia atau penurunan kemampuan kognitif.

Ilustrasi sakit gusi (Shutterstock)

Peneliti menemukan, peserta dengan penyakit gusi parah, yang mengakibatkan hilangnya gigi, 20 persen kemungkinan menderita demensia, termasuk Alzheimer.

Risiko meningkat 50 persen bagi mereka yang kehilangan semua giginya.

Untungnya peneliti tidak menemukan hubungan ini pada penyakit gusi ringan dengan penurunan kemampuan kognitif.

Meski peneliti belum memahami cara kerjanya, sebelumnya ada penelitian yang mengatakan penumpukan bakteri di mulut yang menyebabkan penyakit gusi mungkin memiliki efek merusak pada otak.

Baca Juga: Masalah Penglihatan Bisa Jadi Gejala Demensia, Ini Penjelasannya!

Penyakit gusi juga dikaitkan dengan bentuk lain dari penyakit kronis yang dapat meningkatkan risiko demensia.

Namun peneliti mengatakan studi lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan penyebabnya.

Keterbatasan dari studi ini adalah usia rata-rata peserta, yaitu 63 tahun, yang kemungkinan telah mengalami penurunan kemampuan kognitif sebelum muncul tanda penyakit gusi.

"Penelitian kami tidak membuktikan bahwa mulut yang tidak sehat menyebabkan demensia, dan (kami) hanya menunjukkan hubungan," ujar Ryan T. Demmer, penulis studi sekaligus profesor epidemiologi dan kesehatan masyarakat dan Universitas Minnesota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI