Waspada Gejala Kanker Kandung Kemih, Cek Warna Urine Sekarang!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 30 Juli 2020 | 10:09 WIB
Waspada Gejala Kanker Kandung Kemih, Cek Warna Urine Sekarang!
Ilustrasi buang air kecil, urine, kanker kandung kemih, kandung kemih (shutterstock)

Suara.com - Kandung kemih adalah bagian dari sistem kemih yang menyaring produk limbah dari darah dan membuat urine. Sedangkan, kanker kandung kemih menggambarkan pertumbuhan jaringan abnormal yang dikenal sebagai tumor dan berkembang di lapisan kandung kemih.

Menurut Macmillan UK, sebagian besar gejala kanker kandung kemih berkaitan dengan infeksi atau batu di kandung kemih atau ginjal.

Tapi, Anda juga berisiko menderita kanker kandung kemih ketika warna urine Anda terlihat berbeda. Urine yang berwarna merah muda, merah atau cokelat bisa menjadi tanda kanker kandung kemih.

Kondisi itu menandakan bahwa Anda memiliki darah dalam urine. Tapi, gejala ini bisa terjadi secara mendadak serta bisa datang dan hilang.

"Anda juga mungkin melihat garis-garis atau gumpalan darah dalam urine," jelas Macmillan UK dikutip dari Express.

Ilustrasi buang air kecil, urine, kanker kandung kemih, kandung kemih (shutterstock)
Ilustrasi buang air kecil, urine, kanker kandung kemih, kandung kemih (shutterstock)

Adapun gejala kanker kandung kemih yang kurang umum meliputi:

1. Buang air kecil yang lebih sering
2. Keinginan buang air kecil mendadak
3. Sensasi terbakar saat buang air kecil

Menurut NHS, kanker kandung kemih bisa mencapai stadium lanjut dan mulai menyebar bila gejalanya berupa nyeri panggul, sakit tulang, penurunan berat badan tanpa alasan dan pembengkakan kaki.

Jika Anda pernah memiliki darah dalam urine, meskipun itu kadang terjadi dan hilang. Anda harus mengunjungi dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

baca juga

Selain kanker kandung kemih, darah dalam urine bisa jadi tanda infeksi saluran kemih, infeksi ginjal, batu ginjal, uretritis dan kelenjar prostat yang membesar.

Pilihan pengobatan untuk kanker kandung kemih sangat tergantung pada seberapa lanjut kanker itu.

"Perawatan biasanya berbeda antara stadium awal, kanker kandung kemih non-otot-invasif dan kanker kandung kemih invasif otot yang lebih lanjut," jelas NHS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi Parah, Cek Warna Urine Anda!

Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi Parah, Cek Warna Urine Anda!

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 12:49 WIB

Tahan Kencing 18 Jam usai Tenggak 10 Bir, Pria Ini Alami Kondisi Mengerikan

Tahan Kencing 18 Jam usai Tenggak 10 Bir, Pria Ini Alami Kondisi Mengerikan

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:16 WIB

Tahan Buang Air Kecil Usai Tenggak 10 Bir, Kandung Kemih Pria Ini Sobek

Tahan Buang Air Kecil Usai Tenggak 10 Bir, Kandung Kemih Pria Ini Sobek

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 20:10 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×