Array

Keren! Meksiko Larang Iklan dan Penjualan Junk Food ke Anak-anak

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:06 WIB
Keren! Meksiko Larang Iklan dan Penjualan Junk Food ke Anak-anak
Menolak makan junk food. (Shutterstock)

Suara.com - Pelarangan iklan dan penjualan junk demi mencegah obesitas semakin sering dilakukan sejumlah negara. Salah satunya, negara bagian Oaxaca di Meksiko.

Dilansir ANTARA, otoritas di negara bagian Oaxaca di Meksiko pada Rabu (5/8/2020) melarang penjualan, distribusi, dan iklan makanan rendah gizi (junk food) serta minuman tinggi gula ke anak-anak.

Oaxaca jadi negara bagian pertama di Meksiko yang memberlakukan aturan tersebut.

Anggota kongres di Oaxaca bertepuk tangah setelah mengesahkan aturan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di Meksiko, negara dengan tingkat penderita diabetes dan obesitas tinggi.

"Kami mendorong perubahan ini sehingga anak-anak dapat mengonsumsi makanan sehat dengan gizi yang baik untuk tubuh dan perkembangan mereka, daripada membiarkan kebiasaan makan mereka didikte oleh industri," kata salah satu anggota kongres, Magaly Lopez, dalam pidatonya di hadapan anggota dewan negara bagian.

Masyarakat Meksiko telah lama berjuang menekan tingkat diabetes dan obesitas, tetapi upaya itu sulit dilakukan di tengah pandemi COVID-19.

Sejauh ini, Meksiko menempati urutan ketiga untuk negara dengan jumlah korban COVID-19 tertinggi dunia. Otoritas setempat mengumumkan 449.961 orang positif COVID-19 dan 48.869 di antaranya meninggal dunia.

"Minuman yang mengandung gula seperti sukrosa dan sirup jagung dengan kandungan fruktosa tinggi, yang terkait dengan tingginya risiko peningkatan berat badan, dan hasilnya, banyak warga kelebihan berat badan dan obesitas, serta diabetes," demikian isi rancangan peraturan negara bagian Oaxaca mengutip dari hasil kajian Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) yang diterbitkan pada 2015.

Meksiko menghadapi masalah obesitas saat negara itu bergabung dalam perjanjian pasar bebas dengan Amerika Serikat dan Kanada pada awal 1990-an. Sejumlah penelitian menunjukkan sejak saat itu makanan olahan cukup mudah ditemui di Meksiko.

Baca Juga: Ilmuwan Prediksi Vaksin Virus Corona Tak Ampuh bagi Orang Dewasa Obesitas

Di samping gangguan jantung, diabetes jadi penyebab kematian terkait jantung yang cukup umum ditemukan di Meksiko.

Saat ini, Meksiko merupakan konsumen terbesar untuk makanan olahan di Amerika Latin dan keempat tertinggi di dunia. Data pemerintah menunjukkan sekitar 75,2 persen dari populasi berusia 20 tahun ke atas mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Enam tahun lalu, jumlah penderita obesitas mencapai 71,3 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI