WHO: Tak Perlu Takut Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Beku

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 08:07 WIB
WHO: Tak Perlu Takut Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Beku
Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]

Suara.com - Baru-baru ini, ditemukan paket makanan beku berupa sayap ayam yang diekspor ke China dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19. Namun setelah mendapat laporan tersebut, pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi komentar untuk tidak meresahkannya.

"Orang seharusnya tidak takut pada makanan, atau kemasan makanan atau pemrosesan atau pengiriman makanan," kata Mike Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Kamis dari Jenewa, dikutip dari Fox News.

Skrining rutin daging dan makanan laut impor di kota Shenzhen mengungkapkan unggas positif virus corona Covid-19.

The New York Post melaporkan bahwa semua orang yang mungkin bersentuhan dengan sayap ayam itu, bersama dengan produk makanan yang disimpan di dekat batch, diuji untuk Covid-19. Namun, semua hasil dilaporkan negatif.

Roasted Chicken Wings, salah satu olahan sayap ayam yang banyak disukai. (Freepik)
Ilustrasi sayap ayam. (Freepik)

"Tidak ada bukti bahwa makanan atau rantai makanan ikut serta dalam penularan virus ini. Dan orang harus merasa nyaman dan aman," tambah Ryan pada Kamis.

Selain itu, minggu ini virus ditemukan pada kemasan makanan laut beku yang dikirim dari Ekuador ke China.

Ahli epidemiologi WHO Maria Van Kerkhove juga berbicara tentang topik tersebut, mencatat bahwa pejabat China telah menguji ratusan ribu paket makanan beku. Tetapi mereka menemukan sangat sedikit atau kurang dari 10 yang positif untuk Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Amatiran, Rizal Ramli Yakin Satu Tahun Bisa Bereskan Krisis

Sebut Amatiran, Rizal Ramli Yakin Satu Tahun Bisa Bereskan Krisis

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 05:39 WIB

Sempat Tertunda, Insentif untuk Tukang Gali Kubur Covid Akhirnya Dicairkan

Sempat Tertunda, Insentif untuk Tukang Gali Kubur Covid Akhirnya Dicairkan

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 23:20 WIB

Tujuh Kecamatan di Bekasi Masuk Zona Hijau, 43 SMA Sudah Boleh Dibuka

Tujuh Kecamatan di Bekasi Masuk Zona Hijau, 43 SMA Sudah Boleh Dibuka

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 19:03 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB