Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:23 WIB
Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi
Ilustrasi alat kontrasepsi spiral. (Shutterstock)

Suara.com - Jutaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia tidak bisa mengakses kontrasepsi dan aborsi selama pendemi virus corona. Hal ini dinyatakan oleh penelitian dari tim Marie Stopes International. 

Melansir dari Independent, Marie Stopes International adalah lembaga yang menyediakan layanan aborsi dan kontrasepsi di seluruh dunia. Lembaga tersebut memperingatkan bahwa 1,9 juta perempuan dan anak perempuan kehilangan ke layanan kontrasepsi dan aborsi yang aman selama pandemi

Mereka menyatakan bahwa kemungkinan selama pandemi akan ada penambahan 900.000 kehamilan tidak diinginkan, 1,5 juta kasus aborsi tidak aman, dan 3.100 kemarian terkait kehamilan di paruh pertama tahun ini. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahun antara lima hingga 12 persen ada kematian perempuan terkait dengan aborsi tidak aman. 

“Sebagai seorang dokter, saya telah sering melihat tindakan ekstrem yang dilakukan oleh perempuan dan anak perempuan ketika mereka tidak dapat mengakses kontrasepsi dan aborsi yang aman," kata Dr Rashmi Ardey, dari Marie Stopes.

“Pandemi ini telah membebani layanan perawatan kesehatan di seluruh dunia, wanita menanggung beban bencana global ini,” tambahnya. 

Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)
Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)

Sebuah laporan oleh badan kesehatan seksual dan reproduksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) yang dirilis pada akhir April menyatakan bahwa kekacauan akibat virus corona dapat merusak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan di seluruh dunia.

Studi tersebut memperkirakan 47 juta perempuan di 114 negara berpenghasilan rendah dan menengah tidak akan dapat mengakses kontrasepsi modern jika gangguan virus corona berlanjut selama enam bulan. Para peneliti memperkirakan akan ada tambahan tujuh juta kehamilan yang tidak diinginkan dan 31 juta kasus tambahan kekerasan berbasis jenis kelamin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Liburan Long Weekend? Ingat 29 Daerah Masih Zona Merah Corona

Mau Liburan Long Weekend? Ingat 29 Daerah Masih Zona Merah Corona

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 11:31 WIB

Dokter Top Swedia Sebut Masker Tidak Cukup Tangkal Virus Corona

Dokter Top Swedia Sebut Masker Tidak Cukup Tangkal Virus Corona

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:59 WIB

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:36 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×