Soal Penyebaran Covid-19, Bernyanyi Tidak Lebih Berisiko Ketimbang Bicara

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 15:32 WIB
Soal Penyebaran Covid-19, Bernyanyi Tidak Lebih Berisiko Ketimbang Bicara
Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, para ahli di Inggris percaya jika bernyanyi dapat berkontribusi besar dalam penyebaran Covid-19. Ini menimbulkan peraturan yang ketat terkait paduan suara dan sejenisnya.

Dalam penelitian terbaru, peneliti kembali menguji dampak menyanyi dalam penyebaran virus. Mereka melihat bahwa bernyanyi tidak menghasilkan lebih banyak partikel pernapasan daripada berbicara. Dengan catatan, memakai volume suara yang sama.

Sehingga banyaknya tetesan pernapasan yang dihasilkan tergantung seberapa keras seseorang bernyanyi.

Dilansir dari BBC, sebuah proyek yang disebut Perform, melihat jumlah aerosol dan tetesan yang dihasilkan oleh musisi.

Dua puluh lima musisi profesional dari berbagai jenis kelamin, etnis, usia dan latar belakang genre (teater musikal, opera, gospel, jazz, dan pop), mengambil bagian dalam penelitian yang dipimpin oleh para ilmuwan di University of Bristol.

Mereka secara individu menyelesaikan serangkaian latihan, termasuk menyanyi dan mengucapkan Selamat Ulang Tahun dengan nada dan volume yang berbeda.

Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)
Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)

Semua dilakukan di ruang operasi di mana tidak ada aerosol lain yang hadir. Ini memungkinkan para peneliti untuk menganalisis aerosol yang dihasilkan oleh suara tertentu.

Mereka menemukan bahwa volume suara memiliki dampak terbesar pada jumlah aerosol yang dihasilkan.

Misalnya, ada beberapa perbedaan (meskipun tidak terlalu substansial) antara berbicara dan bernyanyi pada level yang sama. Sedangkan nyanyian atau teriakan pada tingkat yang paling keras bisa menghasilkan aerosol 30 kali lebih banyak.

Ventilasi juga dapat mempengaruhi pembentukan aerosol. Semakin besar tempat dan semakin banyak ventilasi yang ada dapat mempengaruhi seberapa terkonsentrasi volume.

Dia berkata penelitian ini telah memberikan dasar ilmiah yang ketat untuk rekomendasi agar tempat seni beroperasi dengan aman.

"Baik untuk pemain dan penonton, dengan memastikan bahwa ruang berventilasi tepat untuk mengurangi risiko penularan melalui udara," ungkap Jonathan Reid, profesor kimia fisik di Universitas Bristol, adalah salah satu penulis makalah, yang didukung oleh Public Health England.

Dr Julian Tang, profesor honorer dalam ilmu pernapasan di University of Leicester, mengatakan risiko penularan meningkat ketika sekelompok penyanyi bernyanyi bersama, misalnya bernyanyi untuk hadirin, baik di gereja atau ruang konser atau teater.

"Studi yang bagus tetapi tidak benar-benar mewakili keseluruhan dinamika paduan suara yang sebenarnya, yang benar-benar membutuhkan studi lebih lanjut untuk benar-benar menilai risiko vokalisasi/pernafasan nyanyian yang tersinkronisasi dengan volume besar seperti itu," jelasnya.

"Risikonya tidak boleh diremehkan atau disepelekan karena ini, kami tidak ingin anggota paduan suara terinfeksi dan berpotensi meninggal akibat Covid-19 saat melakukan apa yang mereka sukai," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Warung Tegal Menerapkan Protokol Covid-19

Ketika Warung Tegal Menerapkan Protokol Covid-19

Video | Rabu, 19 Agustus 2020 | 07:00 WIB

Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga, Hadiahnya Rp 1 Miliar

Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga, Hadiahnya Rp 1 Miliar

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:47 WIB

Bernyanyi dan Batuk Sama Berisikonya dalam Penularan Covid-19

Bernyanyi dan Batuk Sama Berisikonya dalam Penularan Covid-19

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:27 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB