Bernyanyi dan Batuk Sama Berisikonya dalam Penularan Covid-19

Yasinta Rahmawati

Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:27 WIB
Bernyanyi dan Batuk Sama Berisikonya dalam Penularan Covid-19
Ikut paduan suara bermanfaat bagi lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli percaya jika bernyanyi sama berisikonya dengan batuk dalam hal penyebaran virus corona Covid-19. Maka dari itu, aktivitas bernyanyi beramai-ramai seperti paduan suara perlu dipandang sebagai "praktik yang lebih berisiko".

Hal ini tertulis dalam sebuah makalah yang dibahas oleh Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (Sage), dilansir dari Independent.

Bukti menunjukkan aktivitas bernyanyi tersebut dapat menghasilkan banyak aerosol daripada bicara normal atau bernapas.

"Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa bernyanyi dapat menghasilkan lebih banyak aerosol daripada bicara atau bernapas normal; mungkin lebih mirip batuk," kata para ahli Sage.

"Bernyanyi untuk jumlah waktu yang panjang dapat menimbulkan risiko untuk penciptaan aerosol infeksius dan memungkinkan penularan infeksi," lanjut mereka.

Seperti yang diketahui, Covid-19 menyebar melalui sekresi pernapasan yang dapat berbentuk tetesan besar atau aerosol kecil.

Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)
Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)

Keduanya dapat menular ketika dihirup secara langsung atau transfer dari tangan yang menyentuh permukaan benda terkontaminasi virus.

Semakin kecil partikelnya, semakin jauh ia dapat masuk ke saluran pernapasan.

Para penulis menambahkan pada saat ini cara teraman bagi kelompok paduan suara untuk bernyanyi bersama adalah dengan tiga hal, yakni bernyanyi di luar ruangan, memberi jarak 2m dan menghindari posisi tatap muka.

baca juga

Sebuah makalah terpisah yang dipertimbangkan oleh Sage merekomendasikan agar pemain di tempat konser dan teater menggunakan lebih banyak mikrofon.

Ada bukti suara yang lebih keras dapat menghasilkan lebih banyak aerosol. Namun belum diketahui apakah besar kecilnya volume memiliki efek pada seberapa jauh mereka dapat menyebar.

Tempatnya pun harus memiliki ventilasi baik untuk menjaga udara, membatasi jumlah orang, serta memastikan area dibersihkan antara pertunjukan.

Tidak jelas apakah memainkan instrumen angin menghadirkan risiko yang sama. Diperlukan lebih banyak penelitian tentang risiko penularan dari kedua aktivitas itu, tambah ahli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Hadi Pranoto, Profesor Klaim Punya Obat COVID-19 Dalam Video Anji

Profil Hadi Pranoto, Profesor Klaim Punya Obat COVID-19 Dalam Video Anji

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:02 WIB

Kabar Baik, Rusia Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19 di Bulan Oktober

Kabar Baik, Rusia Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19 di Bulan Oktober

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Presiden Meksiko: Saya akan Pakai Masker jika Meksiko Bebas dari Korupsi

Presiden Meksiko: Saya akan Pakai Masker jika Meksiko Bebas dari Korupsi

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 14:01 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:54 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:50 WIB

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 08:48 WIB

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:45 WIB

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 08:39 WIB

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:36 WIB

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

×