Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak Perut

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2020 | 05:56 WIB
Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak Perut
Ilustrasi lemak perut. (Shutterstock)
Ilustrasi fillet ikan salmon. (Shutterstock)
Ilustrasi fillet ikan salmon. (Shutterstock)

Jika Anda ingin menghilangkan lemak, Anda harus makan lemak dari jenis yang tepat. Menambahkan lemak sehat, dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, dapat membantu Anda merasa lebih puas dengan makanan Anda.

Yasi Ansari, MS, RD, CSSD, juru bicara untuk Academy of Nutrition and Dietetics, mengatakan, "Sumber lemak yang saya rekomendasikan berasal dari asam lemak tak jenuh yang ditemukan dalam makanan seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, alpukat, ikan berlemak, dan telur, karena dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sekaligus memberikan berbagai manfaat kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang."

5. Konsumsi protein

Ilustrasi makanan sumber protein. (Shutterstock)

Protein tidak hanya membantu membuat Anda kenyang, tetapi juga bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan kecil yang disebabkan oleh latihan kekuatan pada otot Anda. Ini membantu mereka tumbuh lebih besar dan lebih kuat, mendorong keluar lemak tubuh dalam prosesnya. Sebagai pedoman umum, usahakan untuk mendapatkan setidaknya 70 gram protein sepanjang hari, kata Dr. Cheskin.

Ini sangat penting sebelum Anda berolahraga. Untuk menghindari rasa lapar setelah berolahraga, makan camilan yang mengandung setidaknya 12 gram protein, demikian saran Dr. Cheskin. Dan jika Anda masih lapar sesudah olahraga, coba periksa lagi apakah itu benar-benar lapar dan bukan dehidrasi. Jika benar lapar, makanlah camilan kaya protein yang juga mengandung beberapa karbohidrat, seperti protein bar dengan biji-bijian.

6. Hindari stres

Ilustrasi zona bebas stres. (Shutterstock)
Ilustrasi hindari stres. (Shutterstock)

Stres dapat mengacaukan setiap bagian tubuh Anda — tetapi cara Anda menghadapinya dapat membuat atau menghancurkan tujuan penurunan berat badan Anda. "Saya pikir sebagian besar efek stres adalah perilaku daripada neurokimiawi," kata Dr. Cheskin.
Perilaku kita saat stres dapat membuat kita makan lebih banyak, karena kita menggunakan makanan sebagai pengganti untuk mengatasi stres. Hal itu karena makan makanan untuk membuat diri Anda merasa lebih baik biasanya jauh lebih mudah daripada menghadapi stres secara langsung.

“Orang-orang tertarik pada sesuatu yang tidak membutuhkan orang lain untuk melakukannya, langsung memuaskan, dan tidak membutuhkan banyak usaha, terutama jika Anda hanya butuh membuka kemasan makanan dan melahapnya,” kata Dr. Cheskin.

7. Kurangi minuman beralkohol

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi alkohol (Sumber: Shutterstock)

Singkirkan kalori kosong yang tidak sesuai dengan tujuan penurunan berat badan Anda. Ini termasuk minuman beralkohol. Ansari mengatakan alkohol dapat mencegah penurunan berat badan dengan beberapa cara, termasuk fakta bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan dapat merangsang asupan makanan.

"Alhohol dapat membebani hati. Hati kemudian memprioritaskan pemrosesan alkohol di atas nutrisi lain dan kemudian menyimpan protein, karbohidrat, dan lemak sebagai lemak di dalam tubuh," jelas Ansari.

"Selain itu, minuman beralkohol sering dicampur dengan minuman kaya gula. Minum alkohol lebih dari jumlah sedang dapat menyebabkan kalori bertambah dengan cepat," katanya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waktu Makan Pengaruhi Berat Badan Manusia, Ini Penjelasannya

Waktu Makan Pengaruhi Berat Badan Manusia, Ini Penjelasannya

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 13:52 WIB

Bantu Menurunkan Berat Badan, Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau

Bantu Menurunkan Berat Badan, Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:00 WIB

Selain Menguatkan Tulang dan Gigi, Vitamin D Dapat Mengurangi Lemak Perut

Selain Menguatkan Tulang dan Gigi, Vitamin D Dapat Mengurangi Lemak Perut

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:52 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB