Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:30 WIB
Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?
Stunting hambat tinggi badan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak istilah stunting banyak dikenal di masyarakat, banyak orangtua yang mulai memperhatikan tinggi dari buah hatinya. Maklum, anak yang stunting ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan yang tidak optimal.

Seringkali, anak yang bertubuh pendek langsung disebut sebagai stunting oleh sebagian besar orang awam. Tapi benarkah anggapan tersebut?

Spesialis Anak bidang Nutrisi dan Metabolik Dr.dr. Conny Tanjung, Sp.A(K) menegaskan bahwa anak yang bertubuh pendek tidak selalu langsung dikategorikan stunting.

"Belum tentu anak pendek stunting tapi kalau stunting sudah pasti pendek," kata Conny dalam webinar, Kamis (27/8/2020).

Infogradis Stunting (P2PTM Kemenkes RI)
Infogradis Stunting (P2PTM Kemenkes RI)

Ia menjelaskan bahwa penyebab anak bertubuh pendek bisa bermacam-macam. Paling umum biasanya karena genetik dari orangtua, kelainan kromosom sejak dalam kandungan atau karena pertumbuhan yang lambat.

"Ada aja kan yang waktu kecil kelihatan pendek tapi ketika besar tinggi," ucapnya.

Untuk membedakan apakah anak mengalami stunting, orangtua perlu melakukan monitoring pertumbuhan, kata Conny.

Dokter di RS Pantai Indah Kapuk itu menjelaskan, jika pertumbuhan berat badan anak saat balita tidak bertambah dan pertumbuhan tinggi justru menurun dari waktu ke waktu maka orangtua sebaiknya waspada.

"Hati-hati itu anak stunting, dokter pasti bisa mendeteksi. Ibu pun bisa sigap menyikapi hal itu," ujarnya.

Menurut Conny, anak stunting biasanya diturunkan langsung dari ibunya. Tetapi jika si ibu stunting anak yang dilahirkannya tidak selalu menjadi stunting. Karena masih bisa dicegah dengan pemberian nutrisi yang optimal.

Ia menjelaskan, asupan protein, terutama dari hewan, sangat penting untuk mencegah stunting pada anak. Karena secara penelitian telah dibuktikan kebanyakan kasus stunting karena kekurangan asupan protein dari hewani.

"Berbagai penelitian memang membuktikan kalau sunting disebabkan karena ketidakcukupan animal based protein. Gak harus daging, bisa susu, ikan, atau telur," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Perilaku Ini Membuat Ibu Berisiko Melahirkan Anak Stunting

6 Perilaku Ini Membuat Ibu Berisiko Melahirkan Anak Stunting

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:00 WIB

Wapres Maruf Ingatkan Pemberian ASI Ekslusif Cegah Stunting

Wapres Maruf Ingatkan Pemberian ASI Ekslusif Cegah Stunting

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:51 WIB

Anemia dan Asap Rokok, Faktor Penyebab Utama Bayi Mengalami Stunting

Anemia dan Asap Rokok, Faktor Penyebab Utama Bayi Mengalami Stunting

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:11 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB