Studi: Rajin Olahraga dapat Tingkatkan Respons Tubuh terhadap Vaksin!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 02 September 2020 | 09:45 WIB
Studi: Rajin Olahraga dapat Tingkatkan Respons Tubuh terhadap Vaksin!
Ilustrasi olahraga (Pexels)

Suara.com - Seseorang yang rajin berolahraga ternyata memiliki respons vaksinasi yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dalam dua studi yang melibatkan kelompok pelari elite, perenang, pegulat, hingga pesepeda.

Penelitian mereka menunjukkan latihan intensif dapat memperkuat respons vaksin. Temuan ini relevan dengan kondisi saat ini, mengingat banyak ilmuwan sedang mengembangkan vaksin Covid-19.

Orang yang rajin berolahraga juga cenderung lebih jarang terkena flu biasa dan virus lain. Sebab, olahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ada juga yang berpendapat bahwa dalam keadaan tertentu, olahraga dapat mengurangi respons kekebalan.

Namun, ini hanya terjadi pada mereka yang terlalu intens dan melelahkan, merusak kekebalan jangka pendek. Pembalap maraton, misalnya, melaporkan terkena flu segera setelah perlombaan.

Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Dalam penelitian ini, para ilmuwan dari Saarland University di Jerman memutuskan meyakinkan sekelompok besar atlet untuk menjalani vaksinasi influenza.

Setelah melewati beberapa proses, peneliti menemukan banyak sel-sel kekebalan dan antibodi anti-influenza pada darah atlet, terutama seminggu setelah suntikan.

Para atlet, kata ahli imunologi di Universitas Saarland Martina Sester, menunjukkan respons kekebalan yang lebih jelas, dengan perlindungan yang mungkin lebih baik terhadap infeksi flu.

Mereka berspekulasi bahwa sistem kekebalan para atlet telah diperkuat dan disesuaikan dengan tuntutan fisik harian mereka.

Tetapi hasil tersebut tidak melihat efek dari olahraga yang intens, apakah itu akan mengubah reaksi tubuh terhadap vaksin, menjadi lebih baik atau lebih buruk.

Sester percaya, bahkan pada atlet yang 'lebih santai', olahraga dapat meningkatkan respons vaksin flu lebih baik.

Peneliti berharap, tubuh yang bugar akan meningkatkan respons kekebalan terhadap vaksin lain, termasuk vaksin virus corona.

“Prinsip dasar respon vaksin mungkin sama,” kata Sester, dilansir Channel News Asia.

Penelitian selanjutnya harus memastikan kemungkinan itu, jika dan kapan vaksin tersedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tara Basro Jawab Tuduhan Anti Vaksin

Tara Basro Jawab Tuduhan Anti Vaksin

Entertainment | Rabu, 02 September 2020 | 09:00 WIB

Alhamdulillah, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Masuki Uji Coba Tahap 3

Alhamdulillah, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Masuki Uji Coba Tahap 3

Tekno | Rabu, 02 September 2020 | 07:45 WIB

Pemerintah Disebut Lebih Tunggu Vaksin daripada Tingkatkan Testing Covid-19

Pemerintah Disebut Lebih Tunggu Vaksin daripada Tingkatkan Testing Covid-19

News | Rabu, 02 September 2020 | 05:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB