Ngeri, Begini Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 03 September 2020 | 11:05 WIB
Ngeri, Begini Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Lebih dari 26 juta warga dunia terinfeksi Covid-19, tapi masih saja banyak orang yang mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan penyakit ini. Nah, buat Anda yang masih abai, Anda mungkin akan berubah pikiran jika melihat gambar berikut, yang menampakkan saluran napas manusia yang dipenuhi virus corona.

Baru-baru ini peneliti membagikan bagaimana tampilan close up virus corona saat menyerang saluran napas manusia. Gambar ini menunjukkan bagaimana partikel virus berkembang biak selama menginfeksi sel, bahkan bisa mencapai ribuan partikel virus yang menginfeksi satu sel.

Gambar ini diabadikan Camille Ehre, asisten profesor Institut Marsico Lung Fakultas Kedokteran Universitas Carolina Utara dengan mikroskop elektron pemindai, perangkat yang memanfaatkan elektron untuk menghasilkan gambar.

Gambar ini diterbitkan Rabu, 2 Septermber 2020, di The New England Journal of Medicine, setelah sebelumnya peneliti memeriksa virus dengan cara meletakkan SARS CoV 2 di piring laboratorium dan memeriksanya selama empat hari.

Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona. (The New England Journal of Medicine/Live Science)
Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona. (The New England Journal of Medicine/Live Science)

Dalam gambar tersebut, komponen yang terlihat memanjang seperti mi adalah silla, yaitu struktur menyerupai rambut yang ada di permukaan sel saluran napas. Ujung silla sendiri serupa seperti lendir selayaknya jaring yang secara alami ada di saluran napas.

Nah, partikel SARS CoV 2 ini terlihat seperti bola kecil yang menempel dan menutupi silla. Jumlahnya hingga ribuan, demikian seperti diwartakan Live Science, Kamis (3/9/2020).

Gambar ini juga bisa menunjukkan seberapa padat dan banyak partikel virus yang menginfeksi sel.

"Sejumlah besar virus yang berkembang biak dan dilepaskan ke masing-masing sel (saluran napas)," tutup Ehre.

Bagaimana, masih berani tak pakai masker di tempat umum?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Face Shield dan Masker Berkatup Tidak Efektif Cegah Infeksi, Ini Alasannya

Face Shield dan Masker Berkatup Tidak Efektif Cegah Infeksi, Ini Alasannya

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 09:35 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus di Brasil Melambat, India Malah Pecah Rekor

Update Covid-19 Global: Kasus di Brasil Melambat, India Malah Pecah Rekor

Health | Kamis, 03 September 2020 | 09:05 WIB

Warna Dahak Bisa Deteksi Adanya Virus Corona Covid-19, Begini Cirinya!

Warna Dahak Bisa Deteksi Adanya Virus Corona Covid-19, Begini Cirinya!

Health | Kamis, 03 September 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB