Catat, Ini Suhu Terbaik Mandi Air Panas untuk Melepas Penat

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 03 September 2020 | 17:45 WIB
Catat, Ini Suhu Terbaik Mandi Air Panas untuk Melepas Penat
Ilustrasi mandi. (Unsplash/Hannah Xu)

Suara.com - Usai seharian bekerja, mandi memang bisa melepas lelah dan penat, terlebih jika menggunakan air hangat. Tubuh akan lebih rileks dan badan terasa segar.  

Tapi banyak yang bingung, berapa sebenarnya suhu air yang tepat agar tidak bisa merusak kulit.

Terlebih mengingat air hangat bisa membuat kulit jadi kering dan kehilangan kelembaban.

Dermatologist, dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV mengatakan suhu terbaik untuk mandi air hangat berkisar pada 37 hingga 38 derajat celcius.

Apalagi banyak orang lebih sering mandi di tengah pandemi agar terhindar dari virus corona. 

"Frekuensi mandi kita kan jadi lebih sering (karena pandemi), sehingga dengan menggunakan suhu tersebut akan membuat tetep hidrasi kulitnya baik, tapi stimulus atau manfaat positifnya itu bagus," jelas dr. Fitria dalam acara Media Launch Electrolux Water Heater ComfortFlow dan AquaPro Series, Kamis (3/9/2020).

ilustrasi mandi. (Shutterstock)

Meski suhu terbilang aman, bukan berarti kita bisa lama berkutat dengan air hangat. Fitria mengingatkan maksimal durasi mandi ialah 10 menit. Agar kelembaban kulit tetap terjaga, gunakan handbody atau pelembab setelah mandi.

"Kemudian adanya stimulus air hangat juga akan membuat pembuluh darah melebar sehingga vaskularisasi baik. Dengan vaskularisasi baik tentunya akan meningkatkan eliminasi sampah-sampah metabolik," terang dr. Fitria.

Fitria juga mengungkapkan bahwa air hangat bisa menurunkan stres dan kecemasan.

Ini karena air hangat bisa menstimulasi otak untuk mengeluarkan hormon kebahagiaan, yaitu dopamin dan serotonin.

"Jadi rasanya kita happy, senang, karena dopamin terus serotonin. Nah serotonin ini yang bisa bikin kita tidur enak salah satunya, happy juga dan juga bisa bikin lebih fresh, lebih awet muda," jelasnya.

Ditambah mandi air hangat dengan suhu pas juga akan merangsang hormon oksitosin, hormon kasih sayang yang biasanya ada di ibu yang akan melahirkan. Terakhir ialah hormon endorfin yang juga bisa memperlambat penuaan.

"Jadi suhu sebaiknya, save temperatur 37 hingga 38 derajat untuk mendapatkan manfaat yang optimal tetap segar, tetap fresh, tetap awet muda, tetap ajeg artinya sehat secara mental," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Kelewatan, Pria Ini Bikin Prank hingga Kulit Pacarnya Jadi Biru!

Sudah Kelewatan, Pria Ini Bikin Prank hingga Kulit Pacarnya Jadi Biru!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2020 | 12:50 WIB

Bukan di Dahi, Pindai Suhu Tubuh Lewat Pergelangan Tangan Lebih Akurat!

Bukan di Dahi, Pindai Suhu Tubuh Lewat Pergelangan Tangan Lebih Akurat!

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:18 WIB

Peneliti Terkejut, Jejak Virus Corona Covid-19 Ditemukan di Pipa Toilet!

Peneliti Terkejut, Jejak Virus Corona Covid-19 Ditemukan di Pipa Toilet!

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:39 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB