Minumlah 3 Jenis Susu Ini, Bisa Bantu Tidur Nyenyak dan Atasi Insomnia

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 04 September 2020 | 19:55 WIB
Minumlah 3 Jenis Susu Ini, Bisa Bantu Tidur Nyenyak dan Atasi Insomnia
Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]

Suara.com - Kurang tidur berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan tubuh. Seseorang bisa mengatasi masalah kurang tidur dengan mengubah pola makan sebelum tidur.

Pola diet tertentu sebelum tidur bisa memengaruhi tidur malam menjadi lebih baik atau lebih buruk. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur malam adalah minum susu almond.

Minumlah susu almond sebagai pengganti susu sapi creamy yang dibuat dari campuran almond dan air, kemudian disaring ampasnya.

Sebuah bukti menunjukkan almond utuh bisa meningkatkan kualitas tidur seseorang. Menurut penelitian, minyak violet yang terbuat dari almond atau biji wijen telah digunakan dalam pengobatan tradisional Iran selama berbulan-bulan untuk menangani insomnia.

Dalam satu penelitian pada 75 orang dengan insomnia kronis, peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kualitas tidur setelah memberikan 3 tetes intranasal baik minyak almond murni setiap malam selama 30 hari.

Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)
Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)

Pada penelitian lain terhadap 442 mahasiswa, dilansir dari Express, jumlah peserta melaporkan insomnia menurun 8,4 persen setelah mengonsumsi 10 almond setiap hari selama 2 minggu.

Karena terbuat dari almond utuh, susu almond juga bisa meningkatkan kualitas tidur. Susu almond kaya hormon dan mineral penambah tidur, termasuk triptofan, melatonin dan magnesium.

Penelitian nutrisi menunjukkan bahwa satu cangkir (237 ml) susu almond mengandung hampir 17 mg magnesium. Magnesium telah menunjukkan potensi sebagai pengobatan untuk insomnia, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.

Susu almond bukanlah jenis susu yang bisa membuat Anda tidur nyenyak. Hal itu karena ada jenis susu lain yang bisa membantu tidur, seperti susu malt.

Susu malt dibuat dengan menggabungkan susu dan bubuk yang diformulasikan khusus, terutama mengandung tepung terigu, gandum malt dan malt barley bersama dengan gula dan berbagai macam vitamin.

Penelitian kecil menemukan bahwa susu malt sebelum tidur mengurangi gangguan tidur. Para peneliti percaya bahwa itu ada hubungannya dengan vitamin B dan D dalam susu malt.

Selain susu almond dan susu malt, susu sapi juga bisa membuat tidur lebih nyenyak. Menurut National Sleep Foundation, susu sapi memiliki banyak melatonin yang memberikan pengaruh menenangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Hamil Tua, Menantu Bakar Kamar Mertua karena Alasan Dendam

Lagi Hamil Tua, Menantu Bakar Kamar Mertua karena Alasan Dendam

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2020 | 17:45 WIB

Pemprov DKI: RS Swasta Sempat Kurangi Jumlah Bed Khusus Pasien Covid-19

Pemprov DKI: RS Swasta Sempat Kurangi Jumlah Bed Khusus Pasien Covid-19

News | Rabu, 02 September 2020 | 15:44 WIB

Tidur Siang selama Sejam atau Lebih Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Jantung

Tidur Siang selama Sejam atau Lebih Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Jantung

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:49 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB