Yakin Hand Sanitizer Anda Aman? Begini Cara Ahli Memastikannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 05 September 2020 | 18:30 WIB
Yakin Hand Sanitizer Anda Aman? Begini Cara Ahli Memastikannya
Ilustrasi memakai hand sanitizer. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa bulan belakangan, hand sanitizer menjadi kebutuhan penting untuk menjaga kebersihan tangan. Namun, apakah produk yang Anda gunakan benar-benar aman?

Selama pandemi, selalu menjaga kebersihan tangan memang menjadi kebiasaan yang penting dilakukan. Dalam hal ini, mencuci tangan memang menjadi pilihan utama. Meski begitu saat tidak memungkinkan untuk cuci tangan dengan sabun, solusi alternatifnya adalah menggunakan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan

Melansir dari Medicalxpress, ada banyak jenis hand sanitizer yang dijual di pasaran. Sebagai antisipasi, Anda perlu memastikan keamanan produk yang Anda gunakan. 

Gregory Poland, ahli penyakit menular dari Mayo Clinic mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu Anda periksa pada label hand santitizer. 

Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)

"Anda seharusnya memilih cairan pembersih tangan dengan setidaknya mengandung 60 persen atau 70 persen etil alkohol di dalamnya," kata Poland.

Meskipun etil alkohol aman dan efektif, beberapa produk mungkin mengandung jenis alkohol lain yang harus dihindari.

“Anda harus menghindari produk pembersih tangan yang mengandung methyl alcohol. Methyl alcohol adalah toksin dan tidak boleh digunakan," ujar Poland. 

"Sayangnya banyak produsen tidak etis menjual produk hand sanitizer yang mengandung ini dengan harga sangat murah," ucapnya kemudian.

Tak hanya itu, bahan lain yang harus dihindari adalah 1-propanol alcohol yang sama beracunnya.

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan dalam membeli hand sanitizer adalah memeriksa tanggal kedaluwarsa.

Seperti kebanyakan produk, hand sanitizer bisa menjadi kurang efektif karena kandungan alkoholnya akan berkurang dari waktu ke waktu.

"Secara umum, hand sanitizer berbahan dasar etanol memiliki jangka waktu sekitar tiga tahun," kata Dr. Poland.

Oleh karenanya, ketika tanggal pembuatan sudah melewati batas 3 tahun, Anda disarankan untuk tidak menggunakan produk hand sanitizer tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyalakan Lilin Habis Pakai Hand Sanitizer, Tubuh Wanita Ini Terbakar!

Nyalakan Lilin Habis Pakai Hand Sanitizer, Tubuh Wanita Ini Terbakar!

News | Jum'at, 04 September 2020 | 17:32 WIB

Inspektorat Audit Dana Penanganan COVID-19 Rp7,2 Milyar di Banten

Inspektorat Audit Dana Penanganan COVID-19 Rp7,2 Milyar di Banten

Banten | Kamis, 03 September 2020 | 07:40 WIB

Bermain Korek Api setelah Semprot Hand Sanitizer, Bocah Tiga Tahun Terbakar

Bermain Korek Api setelah Semprot Hand Sanitizer, Bocah Tiga Tahun Terbakar

News | Selasa, 01 September 2020 | 10:48 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB