Jelang Musim Liburan, Korea Selatan Perketat Aturan Pembatasan Sosial

M. Reza Sulaiman

Selasa, 08 September 2020 | 14:05 WIB
Jelang Musim Liburan, Korea Selatan Perketat Aturan Pembatasan Sosial
Bendera Korea Selatan. (Shutterstock)

Suara.com - Korea Selatan berencana memperketat aturan pembatasan sosial, menjelang musin liburan utama yang jatuh pada bulan ini.

Dilansir ANTARA, Korea Selatan pada Senin (7/9) sejatinya melaporkan penghitungan terendah kasus Covid-19 dalam lebih dari tiga pekan.

Meski begitu, para pejabat sedang mempertimbangkan keperluan untuk memperpanjang pembatasan jarak sosial menjelang salah satu liburan terbesar di negara itu bulan ini.

Kasus harian Covid-19 Korsel telah menurun terus sejak puncaknya pada akhir Agustus yang mencapai lebih dari 400 kasus.

Pada tengah malam hari Minggu (6/9), dilaporkan 119 lebih kasus baru yang membuat total kasus Covid-19 Korsel menjadi 21.296, dengan 336 kematian, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan.

Pihak berwenang menghentikan langkah penguncian secara luas dalam upaya untuk mencegah kerusakan ekonomi.

Namun, langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya, seperti pembatasan pembukaan kedai kopi dan restoran serta penggunaan wajib masker di tempat umum, telah diperpanjang di daerah Seoul hingga Minggu.

Pembatasan sosial skala nasional yang sedikit lebih longgar berlaku hingga setidaknya 20 September, tetapi pihak berwenang mengatakan mungkin akan memperpanjangnya selama liburan Chuseok, yakni dari 30 September hingga 4 Oktober.

Chuseok adalah salah satu hari libur terbesar di Korea Selatan, tetapi pihak berwenang menyarankan masyarakat untuk tetap di rumah dan menunda kegiatan kunjungan tradisional untuk bertemu kerabat atau berkumpul di area pemakaman keluarga.

baca juga

"Kami mendesak anda untuk menahan diri agar tidak mengunjungi kampung halaman dan kerabat, jika mungkin, pada hari perayaan Chuseok. Hal ini untuk melindungi kesehatan Anda dan keluarga Anda," kata pejabat kementerian kesehatan Yoon Tae-ho dalam sebuah pengarahan.

Langkah-langkah yang dipertimbangkan oleh otoritas Korsel adalah larangan pertemuan lebih dari 50 orang di dalam ruangan dan 100 orang di luar ruangan, larangan adanya penonton di pertandingan olahraga, serta permintaan agar warga dapat bekerja pada jam-jam tertentu atau dari rumah.

Sementara itu, ribuan dokter magang di Korsel tampaknya akan mengakhiri aksi mogok kerja selama dua minggu, yang dilakukan untuk mendorong reformasi layanan kesehatan oleh pemerintah, setelah mereka setuju untuk kembali bekerja mulai Selasa.

Sebuah kelompok yang mewakili para dokter magang, yang telah bersedia untuk mengakhiri aksi mogok setelah perjanjian dengan pemerintah pekan lalu, mengatakan mereka akan kembali bekerja pada Selasa, tetapi memperingatkan akan aksi protes lebih lanjut kecuali pemerintah menawarkan konsesi dalam dua pekan.

Pemerintah Korsel telah setuju untuk menunda langkah-langkah pencegahan wabah di masa depan sampai setelah krisis virus corona berlalu.

Namun, menurut para dokter, jumlah kasus Covid-19 hanya akan semakin membengkak di kota-kota tanpa adanya peningkatan layanan medis di pedesaan.

Pada Senin, kementerian kesehatan mengatakan akan beralih ke dokter militer untuk menutupi kekurangan dokter magang dan dokter setempat baru setelah beberapa mahasiswa kedokteran menolak untuk mengikuti ujian akhir perizinan profesi dokter sebagai bagian dari protes terhadap pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi

Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!

Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama

Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:40 WIB

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea

Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 12:47 WIB

Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!

Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 19:00 WIB

Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay

Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:22 WIB

Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal

Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:45 WIB

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×