Pandemi Sebabkan Masalah Kesehatan Mulut, Termasuk Gigi Retak

Rabu, 09 September 2020 | 13:26 WIB
Pandemi Sebabkan Masalah Kesehatan Mulut, Termasuk Gigi Retak
Ilustrasi ke dokter gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 meninggalkan stres dan berbagai masalah kesehatan di baliknya. Kini setelah dokter gigi mulai buka kembali praktiknya, mereka menemukan banyaknya keluhan masalah gigi, terutama gigi retak.

"Ketika saya membuka kembali praktik saya pada awal Juni, keluhan gigi patah mulai berdatangan, setidaknya sekali sehari," kata Dr. Tammy Chen, seorang prostodontis yang berbasis di New York seperti yang dikutip dari Insider.

Menurut Chen, retakan gigi muncul karena disebabkan olah peningkatan bruxism. Kondisi ini biasanya terjadi akibat stres. 

Melansir dari laman resmi Mayoclinic, bruxism sendiri merupakan kondisi seseorang mengegrtakkan atau mengatupkan gigi secara tidak sadar. Hal ini biasa dilakukan saat tidur. 

Ada faktor-faktor tertentu yang menyebabkan bruxism, namun stres menjadi faktor utama terjadinya kebiasaan tersebut. 

Melansir dari Insider, pada pertengahan Maret di mana virus corona Covid-19 mulai mewabah di seluruh dunia, Chen sering kali mendapatkan laporan keluhan dari pasien. 

Berbagai gejala masalah mulut tersebut muncul dengan sakit rahang, gigi sensitif, pipi sakit, hingga migrain. Beberapa kondisi tersebut merupakan gejala umum dari bruxism yang muncul karena stres.  

Tim dokter menggunakan alat perlindungan diri (APD) bersiap melakukan pemeriksaan gigi di salah satu klinik di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (22/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Tim dokter menggunakan alat perlindungan diri (APD) bersiap melakukan pemeriksaan gigi di salah satu klinik di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (22/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Cara paling umum untuk menangani mengertakkan gigi adalah terapi untuk mengatasi stres yang mendasari terjadinya bruxism.

Selain menyebabkan masalah keretakan gigi, pandemi juga secara tidak langsung menyebabkan masalah lain di mulut.  Melansir dari Huffpost, beberapa dokter gigi juga mulai melaporkan bahwa ada peningkatan pasien yang mengeluhkan soal bau mulut terkait dengan penggunaan masker.

Baca Juga: Awas, Konsumsi Makanan Asam Bisa Menyakiti Kesehatan Mulut

"Kami melihat banyak orang yang mengalami peradangan, gigi berlubang, dan penyakit gusi," kata Dr. Rob Raimondi, seorang periodontis di New York, dalam Inside Edition. Raimondi menyatakan bahwa menggunakan masker terkait dengan kesehatan mulut yang buruk. 

Dalam hal ini, dokter gigi New York yang lain, Marc Sclafani mengatakan bahwa bau mulut akibat masker terjadi karena orang cenderung bernapas lewat mulut saat memakai masker. Hal ini yang akan menipiskan jumlah air liur dan membuat plak lebih melekat di gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI