Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Ditangguhkan, Kapan Dong Akan Tersedia?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 09 September 2020 | 17:30 WIB
Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Ditangguhkan, Kapan Dong Akan Tersedia?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Kabar penghentian sementara uji coba vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Astra Zeneca menimbulkan banyak kekhawatiran. Salah satu kekhawatiran yang muncul bahwa target tersedianya vaksin itu akan mundur.

Dikutip dari ANTARA, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan keputusan perusahaan farmasi AstraZeneca produksinya memang menjadi sebuah tantangan. Namun tidak mesti akan memundurkan upaya pengembangan sebuah vaksin.

"Ini jelas menjadi sebuah tantangan untuk uji coba vaksin khusus ini," ucap Hancock kepada Sky News saat disinggung soal jeda uji coba. "Sebenarnya bukan pertama kali hal ini terjadi pada vaksin Oxford."

Ditanya apakah hal itu akan memperlambat proses pengembangan vaksin, Hancock menjawab: "Belum tentu, tergantung pada apa yang mereka temukan saat melakukan penyelidikan itu."

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

AstraZeneca mengaku telah menghentikan sementara uji coba global, termasuk uji tahap akhir berskala besar, vaksin eksperimental produksinya lantaran adanya penyakit yang tak dapat dijelaskan pada partisipan penelitian.

Seperti diberitakan sebelumnya, Uji coba tahap akhir pada vaksin Covid-19 AstraZeneca yang dikembangkan bersama Universitas Oxford ditangguhkan setelah salah satu relawan diduga mengalami reaksi serius yang tidak dapat dijelaskan, kata perusahaan itu pada Rabu (9/9/2020) waktu setempat.

Vaksin AstraZeneca-Oxford merupakan salah satu vaksin Covid-19 yang paling menjanjikan dalam melawan virus corona.

"Sebagai bagian dari uji coba global terkontrol acak yang sedang berlangsung dari vaksin virus corona Oxford, kami meninjau ulang standar dan secara sukarela menghentikan vaksinasi untuk memungkinkan peninjauan data keamanan oleh komite independen," kata seorang juru bicara perusahaan, seperti dilansir dari Aljazeera.

"Penghentian ini adalah tindakan rutin yang harus dilakukan setiap kali muncul penyakit yang berpotensi tidak dapat dijelaskan dalam uji coba. Dan sementara itu diselidiki, kami memastikan menjaga integritas pengujian," lanjut juru bicara tersebut.

Situs berita kesehatan Stat News sebelumnya melaporkan bahwa uji coba akan ditangguhkan karena seorang sukarelawan dalam uji coba menderita reaksi merugikan yang parah terhadap obat tersebut.

baca juga

Namun AstraZeneca mengatakan bahwa dalam uji coba besar, penyakit kadang-kadang terjadi secara kebetulan, tetapi masalah ini tetap harus ditinjau secara independen.

"Kami sedang bekerja untuk mempercepat peninjauan peristiwa tunggal ini untuk meminimalkan dampak potensial pada jadwal uji coba," kata juru bicara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menristek Sebut Dosis Pemberian Vaksin Covid-19 Bisa Lebih dari Satu Kali

Menristek Sebut Dosis Pemberian Vaksin Covid-19 Bisa Lebih dari Satu Kali

Health | Rabu, 09 September 2020 | 15:19 WIB

Ada Peserta Alami Reaksi Buruk, Studi Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditunda

Ada Peserta Alami Reaksi Buruk, Studi Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditunda

Health | Rabu, 09 September 2020 | 12:39 WIB

Relawan Sakit Aneh, Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dihentikan

Relawan Sakit Aneh, Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dihentikan

News | Rabu, 09 September 2020 | 10:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×