Ngilu, Dokter Berhasil Angkat Gumpalan Rambut Seberat 7 kg dari Perut Gadis

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 09 September 2020 | 17:45 WIB
Ngilu, Dokter Berhasil Angkat Gumpalan Rambut Seberat 7 kg dari Perut Gadis
Ilustrasi rambut. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang gadis remaja mengunyah rambutnya selama bertahun-tahun sehingga akhirnya dokter harus mengoperasi untuk menghilangkan bola rambut besar-besaran.

Gadis berusia 17 tahun itu berakhir dengan rambut di perutnya seberat tujuh kilogram atau setara berat seperti bayi berusia lima bulan.

Setelah USG, benjolan itu awalnya diduga merupakan tumor kanker. Tetapi kemudian dokter berhasil mengangkat gumpalan rambut tersebut selama operasi enam jam.

Video menunjukkan dokter di distrik Bokaro Jharkhand di India mengoperasi gadis itu pada 31 Agustus. Sebuah tim dipimpin oleh Dr GN Sahu melakukan operasi itu rumah sakit swasta di Bokaro.

Ilustrasi rambut rontok. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi rambut . (Sumber: Shutterstock)

Dr Sahu mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam 40 tahun karirnya dia melihat begitu banyak rambut di perut.

Dokter menemukan gadis itu punya kebiasaan mengunyah rambutnya dan perlahan ada benjolan yang menumpuk di dalam perut dan membalut seluruh perut.

Sumber mengatakan dia stabil dan akan keluar dari rumah sakit setelah observasi awal.

Dilansir dari Live Science, orang yang menelan rambutnya sendiri secara kompulsif dikatakan memiliki gangguan kejiwaan yang disebut trichophagia.

Kondisi ini terkait dengan gangguan yang sedikit lebih umum di mana orang-orang memiliki keinginan yang tak tertahankan untuk mencabut rambut, yang disebut trikotilomania atau gangguan mencabut rambut.

Gangguan mencabut rambut tercantum dalam manual resmi yang digunakan psikiater untuk mendiagnosis penyakit mental, kata Dr. Katharine Phillips, seorang profesor psikiatri dan perilaku manusia di Alpert Medical School di Brown University.

Kondisi ini diduga terkait dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD), kata Phillips. Tapi meski OCD ditandai dengan pikiran yang berulang dan mengganggu, atau obsesi, serta perilaku berulang dan kompulsif, gangguan mencabut rambut adalah "murni perilaku," kata Phillips.

Dengan kata lain, orang dengan kondisi tersebut tidak berpikir untuk mencabut rambutnya; mereka hanya melakukannya.

Namun, kondisi ini tidak berlaku untuk orang yang kadang-kadang mencabut uban. Orang dengan kelainan mencabut rambut tidak bisa berhenti mencabut rambut mereka, meskipun mereka berusaha melakukannya, kata Phillips.

Trikotilomania dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari; Orang dengan kelainan ini mungkin merasa malu karena tidak bisa berhenti menarik rambut mereka, atau mereka mungkin merasa perlu menutupi titik-titik kebotakan yang diakibatkan gangguan tersebut, kata Phillips.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Bad Hair Day dengan Tiga Trik Berikut Ini

Hindari Bad Hair Day dengan Tiga Trik Berikut Ini

Lifestyle | Rabu, 09 September 2020 | 16:27 WIB

Menjijikkan, Pria Ini Tabur Rambut Kemaluan Demi Diskon Makan Siang

Menjijikkan, Pria Ini Tabur Rambut Kemaluan Demi Diskon Makan Siang

News | Rabu, 09 September 2020 | 08:49 WIB

Dokter Ungkap Panduan Komunikasi Pada Lansia di Tengah Pandemi Covid-19

Dokter Ungkap Panduan Komunikasi Pada Lansia di Tengah Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 08 September 2020 | 16:27 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB