Awas, Virus Corona Bisa Bertahan di Ikan Salmon Selama Seminggu

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 13:50 WIB
Awas, Virus Corona Bisa Bertahan di Ikan Salmon Selama Seminggu
Ilustrasi fillet ikan salmon. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar bahwa virus corona bisa bertahan di permukaan sudah bukan hal yang baru. Tapi baru-baru ini sempat ramai bahwa virus corona atau Covid-19 bisa bertahan di makanan beku.

Ada satu berita baru yang benar-benar menakutkan. Ternyata SARS-CoV-2 dapat bertahan hidup dengan salmon dingin selama seminggu — dan mungkin juga infeksi.

Temuan ini datang dari para peneliti dari China, saat meneliti ikan impor sebagai potensi sumber infeksi.

Dilansir dari Health Shots, para peneliti di Universitas Pertanian China Selatan dan Akademi Ilmu Pertanian Guangdong di Guangzhou menemukan bahwa virus Covid-19 yang dikumpulkan dari sampel salmon dapat bertahan selama delapan hari pada suhu 4 derajat Celcius (39 derajat Fahrenheit). Itu kira-kira suhu saat ikan diangkut.

Ilustrasi salmon. (Shutterstock)

Otoritas China telah menyelidiki daging impor, kemasan, dan wadah sebagai sumber potensial Covid-19 sejak Juni setelah berulang kali menemukan jejak patogen pada kemasan dan makanan. Enam dari lebih dari 500.000 sampel yang diuji positif terkena virus corona, menurut badan bea cukai China.

Para peneliti mengatakan, ikan harus disimpan pada suhu 0-4 derajat Celcius selama pengiriman. Ikan yang terkontaminasi SARS-CoV-2 dari satu negara dapat dengan mudah diangkut ke negara lain dalam waktu satu minggu, sehingga menjadi salah satu sumber penularan internasional.

Para peneliti belum menjawab beberapa pertanyaan terkait tentang situasi tersebut. Pertanyaan seperti: dapatkah memasak ikan benar-benar membunuh virus? Apakah hanya salmon yang dapat menjadi inang virus selama ini atau jenis ikan lainnya juga berisiko.

Sampai saat ini belum ada kejelasan atas pertanyaan tersebut, faktor keamanan dalam mengkonsumsi makanan beku masih belum diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Virologi: Mutasi Virus Corona Tak Pengaruhi Keampuhan Vaksin

Pakar Virologi: Mutasi Virus Corona Tak Pengaruhi Keampuhan Vaksin

Jabar | Kamis, 10 September 2020 | 13:20 WIB

Patuhi Protokol, Begini Tips Aman Makan di Restoran selama Pandemi Covid-19

Patuhi Protokol, Begini Tips Aman Makan di Restoran selama Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 10 September 2020 | 13:16 WIB

Mutasi Virus Corona Baru Sebatas Uji Laboratorium, Pakar UGM: Jangan Panik

Mutasi Virus Corona Baru Sebatas Uji Laboratorium, Pakar UGM: Jangan Panik

Jogja | Kamis, 10 September 2020 | 12:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB