Viagra Disebut Bisa Membantu Pengobatan Pasien Kanker Usus, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 20:15 WIB
Viagra Disebut Bisa Membantu Pengobatan Pasien Kanker Usus, Benarkah?
Ilustrasi viagra. (Shutterstock)

Suara.com - Obat disfungsi ereksi (DE) seperti Viagra, Cialis dan Levitra bukan hanya bisa sekadar memulihkan fungsi seksual. Deretan ibat itu disebut juga dapat memperpanjang hidup pria dengan kanker usus besar.

Itulah kesimpulan dari sebuah penelitian baru di Swedia, yang melaporkan bahwa risiko kematian dini turun sebanyak 18 persen di antara pasien kanker usus besar yang menggunakan obat ED.

Obat-obatan tersebut juga dikaitkan dengan penurunan 15 persen risiko penyebab utama kematian akibat kanker usus besar. Demikian seperti dilansir dari Health24.

"Ini adalah studi berbasis populasi pertama yang mengeksplorasi efek obat ini pada risiko kematian pada pria dengan kanker kolorektal," kata penulis utama Wuqing Huang, kandidat doktor di Universitas Lund di Swedia.

Dia dan koleganya berfokus pada apa yang disebut "penghambat PDE5" - obat-obatan yang mengatasi impotensi dengan mengatur aliran darah penis.

Ilustrasi viagra. (Shutterstock)

"Ada dua alasan mengapa kami mempertimbangkan kemungkinan anti kanker dari obat ini," kata Huang.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa obat ED dapat menghambat pertumbuhan tumor pada tikus dan aktivitas gen yang disebut PDE5A. Huang mengatakan penelitian sebelumnya menyarankan pasien kanker usus besar dengan tingkat aktivitas PDE5A yang lebih rendah dapat hidup "secara signifikan lebih lama" daripada yang lain.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang potensi obat melawan kanker, para peneliti menggunakan database nasional untuk mengidentifikasi pria di Swedia yang didiagnosis menderita kanker usus besar antara tahun 2005 dan 2014.

Setelah mengecualikan pasien dengan kanker stadium akhir, peneliti memfokuskan pada lebih dari 11.300 pasien kanker yang tidak menggunakan obat DE dan sekitar 1.100 pasien yang tidak menggunakan obat DE. (Tidak ada yang diperintahkan untuk menggunakan narkoba jika mereka belum melakukannya.)

Selama lebih dari empat tahun masa tindak lanjut, sekitar 10 persen dari mereka yang menggunakan obat DE meninggal, dibandingkan dengan 17,5 persen pasien yang tidak. Risikonya bahkan lebih rendah pada kelompok ED yang juga menjalani operasi kanker.

Sebuah studi observasi

Huang mengatakan penjelasan untuk efek antitumor obat belum jelas. Ini bisa berkaitan dengan dampak menguntungkan pada DE pada fungsi kekebalan, mengurangi kematian sel dan sensitivitas kemoterapi, katanya.

Tetapi sampai para peneliti bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik, "tidak disarankan bagi pasien kanker usus besar untuk mendapatkan obat ED untuk mengendalikan kanker mereka saat ini," kata Huang.

"Bukti saat ini tidak cukup untuk memberikan rekomendasi, karena studi kami adalah studi observasional," tegasnya. "Uji klinis diperlukan untuk memastikannya."

Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Namun, Dr Andrew Chan, seorang profesor di Harvard Medical School dan Massachusetts General Hospital di Boston yang meninjau penelitian tersebut, mengatakan bahwa temuan itu menarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obat Aspirin Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus, Begini Metodenya!

Obat Aspirin Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus, Begini Metodenya!

Health | Selasa, 08 September 2020 | 15:56 WIB

Lelaki Asal Koja Tewas Karena Konsumsi Obat Kuat, Coba Kenali Risikonya!

Lelaki Asal Koja Tewas Karena Konsumsi Obat Kuat, Coba Kenali Risikonya!

Health | Senin, 07 September 2020 | 15:31 WIB

Siapa Sangka, Racun Laba-laba Bisa Atasi Disfungsi Ereksi Lho

Siapa Sangka, Racun Laba-laba Bisa Atasi Disfungsi Ereksi Lho

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB