PMI Harap Penyintas Covid-19 Bersedia Donorkan Plasma Darah

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 17 September 2020 | 21:57 WIB
PMI Harap Penyintas Covid-19 Bersedia Donorkan Plasma Darah
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Suara.com - Penyintas Covid-19 dipercaya memiliki antibodi atau kekebalan tubuh yang lebih unggul dibanding orang yang belum terserang Covid-19.

Karena alasan itu, penyintas Covid-19 diimbau bersedia menolong mereka yang masih berjuang di rumah sakit dengan mendonorkan plasma darah konvalensen kepada mereka melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

"Mudah-mudahan pasien yang sudah sembuh ini jangan merasa 'kenapa bisa kena penyakit?' Justru ada hikmah di balik sakitnya jadi lebih dulu punya antibodi duluan, malah bisa bantuin orang lain," ujar Kepala UTD PMI DKI Jakarta, Dr.dr. Ni Ken Ritchie, M.Biomed saat berbincang dengan Suara.com, Kamis (17/9/2020).

Hingga saat ini, UTD PMI DKI Jakarta baru menerima sekitar 38 plasma darah konvalensen dari penyintas Covid-19.

Sedangkan menurut data PMI pusat 140 plasma yang sudah terkumpul, terbanyak ada di Surabaya dengan 121 plasma, Sidoarjo 43 plasma, NTT 15 plasma, dan seterusnya.

"Kita mohon kepada para pasien yang sudah sembuh mohon datang ke UTD PMI datang untuk menyumbangkan plasmanya karena masih banyak lagi rumah sakit lain dan yang membutuhkanh plasma konvalesen tapi ketersediaan stok benar-benar minim," ungkap Ni Ken.

Ia melanjutkan orang dengan berat badan di atas 55 kilogram, memiliki tekanan darah baik, hemoglobinnya bagus, maka mereka akan diambil darah dengan mesin pemisah sel darah merah dan plasma darah otomatis. Sedangkan sel darah merahnya akan dikembalikan lagi ke tubuh.

"Pakai mesin kita bisa ambil 400 mililiter, kita pisahkan jadi dua kantong sedangkan kalau mungil, berat badan kurang dari 50 kilogram itu kita ambil kantong biasanya, metode konvensional hanya dapat satu kantong plasma, tapi nggak apa-apa udah lumayan bisa obati satu pasien," paparnya.

Sedangkan untuk terapi, satu pasien akan diberikan dua kantong plasma dengan rentang pemberian di hari pertama masuk dan di hari ketiga atau keempat.

baca juga

Kemudian dilihat apakah plasma darah bisa merangsang pertumbuhan antibodi di tubuh pasien melawan virus corona jenis baru tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rawan Terpapar Covid-19 Saat Berobat, Apa yang Bisa RS Lakukan?

Rawan Terpapar Covid-19 Saat Berobat, Apa yang Bisa RS Lakukan?

Health | Kamis, 17 September 2020 | 17:23 WIB

RS Darurat Pulau Galang Rusak Diterjang Angin, Said Didu: Proyek Memalukan

RS Darurat Pulau Galang Rusak Diterjang Angin, Said Didu: Proyek Memalukan

News | Kamis, 17 September 2020 | 15:57 WIB

Hari PMI, Cari Tahu Yuk Asal Usul Gerakan Palang Merah Internasional

Hari PMI, Cari Tahu Yuk Asal Usul Gerakan Palang Merah Internasional

Lifestyle | Kamis, 17 September 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×