Selain Kurang Tidur, Kebiasaan Ini Picu Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 18 September 2020 | 18:19 WIB
Selain Kurang Tidur, Kebiasaan Ini Picu Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Ilustrasi lingkaran hitam di bawah mata (Shutterstock)

Suara.com - Kulit di bawah mata adalah salah satu area paling halus di tubuh manusia. Kulit ini juga tidak memiliki kelenjar minyak, dan itu membuatnya sangat rentan terhadap lingkaran hitam.

Beberapa faktor dapat menjadi penyebabnya, termasuk keturunan, penuaan, stres mental atau fisik, perubahan hormonal, kekurangan nutrisi dan kurang tidur.

Terlalu banyak paparan sinar matahari pun dapat memicu tubuh memproduksi lebih banyak melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit yang juga merupakan penyebab lingkaran hitam.

Seiring bertambahnya usia, kulit juga menjadi lebih tipis dan kehilangan lemak dan kolagen. Ini membuat pembuluh darah biru kemerahan di bawah mata terlihat lebih jelas.

Selain faktor-faktor di atas, gaya hidup tidak sehat dan kebiasaan kulit tertentu juga dapat membentuk lingkaran hitam di bawah mata. Dilansir The Health Site, berikut beberapa di antaranya.

Samarkan mata panda. (shutterstock)
Ilustrasi mata panda (shutterstock)

1. Tidak cukup tidur

Tidur nyenyak penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk mata dan kulit. Kurang tidur dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk dan menyebabkan munculnya lingkaran hitam.

2. Tidak menghapus riasan mata

Jika tidak menghapus riasan mata setiap hari, ini dapat mulai menumpuk dan mengubah warna area di bawah mata. Jadi, pastikan menghapusnya sebelum tidur setiap hari.

baca juga

3. Tidak konsumsi cairan yang cukup

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat membuat kulit dehidrasi, menjadikannya kasar dan tidak merata. Dehidrasi adalah salah satu penyebab lingkaran hitam. Tingkatkan asupan air dan jus untuk menjauhkan lingkaran hitam.

4. Menghapus riasan secara kasar

Bersikaplah lembut saat menghapus riasan sebelum tidur. Kulit di bawah mata sangat sensitif, membersihkan kulit secara agresif dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan lama kelamaan menyebabkan lingkaran hitam.

5. Menggunakan terlalu banyak produk perawatan mata

Produk ini dapat menyebabkan kerusakan pada mata dan area di sekitarnya serta menimbulkan lingkaran hitam.

Selalu gunakan pelembab sebelum mengaplikasikan produk mata apapun agar tidak menimbulkan efek buruk pada area tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghilangkan Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Cara Menghilangkan Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:31 WIB

Trik Sembunyikan Lingkaran Hitam dengan Make-up

Trik Sembunyikan Lingkaran Hitam dengan Make-up

Lifestyle | Senin, 06 Oktober 2014 | 14:10 WIB

Hilangkan Lingkaran Hitam dengan Tomat

Hilangkan Lingkaran Hitam dengan Tomat

Lifestyle | Selasa, 29 Juli 2014 | 09:21 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×