Studi Irlandia: Banyak Mantan Pasien Covid-19 Mengalami Kelelahan Akut

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 19 September 2020 | 15:30 WIB
Studi Irlandia: Banyak Mantan Pasien Covid-19 Mengalami Kelelahan Akut
ilustrasi kelelahan (Shutterstock)

Suara.com - Saat para peneliti berupaya memahami efek jangka pendek dan jangka panjang dari virus corona jenis baru, lebih dari setengah peserta dalam studi terbaru yang sudah pulih dari Covid-19 masih mengalami kelelahan terus-menerus.

Dalam penelitian gabungan yang dipimpin Dr. Liam Townsend dari Trinity Translational Medicine Institute di St James's Hospital, Dublin, Irlandia, ditemukan bahwa kelelahan akut dirasakan oleh beberapa peserta, terlepas dari seberapa seriusnya infeksi Covid-19 yang pernah mereka derita.

"Kelelahan adalah gejala umum pada pasien terinfeksi virus corona. Sementara gejala telah diketahui dengan baik, konsekuensi jangka pendek dan panjang masih belum dieksplorasi," kata Townsend.

Penelitian tersebut melibatkan 128 pasien yang sudah pulih dan mereka dianalisis dua bulan setelah sakit. Lebih dari setengahnya, yakni sekitar 56 persen, dirawat di rumah sakit.

Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

Setelah diteliti, mereka menemukan lebih dari setengah mantan pasien Covid-19 atau sekitar 52,3 persen melaporkan kelelahan terus-menerus, bahkan setelah mereka pulih dari penyakit.

Kondisi ini juga dirasakan oleh mereka yang tidak dirawat di rumah sakit yang artinya Covid-19 mereka tidak terlalu parah.

"Tidak ada hubungan antara keparahan Covid-19 dan kelelahan setelah terinfeksi. Selain itu, tidak ada hubungan antara antara penanda laboratorium rutin dari peradangan dan pergantian sel… dan kelelahan pasc Covid-19," tulis peneliti dalam rilis mereka, dilansir Fox News.

Hal yang menarik perhatian tim peneliti adalah peserta perempuan, khusus mereka yang mengidap depresi atau kecemasan, merasakan kelelahan yang parah. Lebih khusus lagi, dua pertiga dari pasien yang melaporkan kelelahan terus menerus adalah perempuan.

Menurut peneliti, studi ini dapat mendukung penggunaan intervensi non-farmakologis untuk mengatasi kelelahan tersebut.

baca juga

"Intervensi ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien, dan mungkin termasuk modifikasi gaya hidup, terapi perilaku kognitif, dan latihan pacu diri, jika dapat ditoleransi," kata mereka.

Sementara itu, penelitian yang belum dipublikasikan dalam jurnal peer-review tersebut akan dipresentasikan akhir bulan ini pada konferensi virtual yang diadakan oleh European Society of Clinical Microbiology and Infectious Diseases.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pandemi Covid-19 Bikin Tenaga Kesehatan Kelelahan Batin

Studi: Pandemi Covid-19 Bikin Tenaga Kesehatan Kelelahan Batin

Banten | Jum'at, 04 September 2020 | 21:05 WIB

Gowes 16 Km Cilegon-Serang, Eko Ambruk di Tengah Jalan, Tewas Kelelahan

Gowes 16 Km Cilegon-Serang, Eko Ambruk di Tengah Jalan, Tewas Kelelahan

Banten | Senin, 24 Agustus 2020 | 10:05 WIB

Alami Penyumbatan di Leher, Ustaz Yusuf Mansur Diduga Kelelahan

Alami Penyumbatan di Leher, Ustaz Yusuf Mansur Diduga Kelelahan

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×