Meski Enak, Pisang Bisa Menyebabkan Sakit Perut pada Orang Tertentu

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 24 September 2020 | 10:57 WIB
Meski Enak, Pisang Bisa Menyebabkan Sakit Perut pada Orang Tertentu
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Pisang memang bisa menjadi 'obat' saat maag. Namun, di satu sisi, buah ini justru bisa menyebabkan sakit perut bagi beberapa orang.

Jika Anda salah satunya, kemungkinan penyebabnya adalah alergi, gangguan pencernaan, atau infeksi. Bisa juga karena sensitif terhadap pisang.

Dilansir Live Strong, berikut beberapa penyebab sakit perut setelah makan pisang:

1. Tingkat kematangan

Kematangan pisang memengaruhi jumlah pati yang ditemukan dalam buah. Dalam sebuah studi pada 1986 yang terbit dalam The American Journal of Crinical Nutrition, disebutkan pisang mentah mengandung pati 12 kali lebih banyak daripada pisang matang.

Makanan bertepung tinggi bisa lebih sulit dicerna dan seringkali menghasilkan gas di saluran pencernaan. Ini menyebabkan rasa sakit yang mirip dengan sakit perut.

2. Sindrom iritasi usus

Orang dengan sindrom iritasi usus besar, atau IBS, mengalami gejala, mulai dari diare hingga kram tajam. Makanan tertentu dapat memicu IBS secara berbeda pada setiap orang.

Harvard Health Publications menuliskan dalam laman resminya bahwa pisang dapat mengakibatkan masalah pada penderita IBS karena ketika pisang tercerna di usus, sering kali menyebabkan gas berlebih.

Pada penderita IBS, mereka bisa mengalami sakit perut karena gas dan kembung setelah makan pisang.

3. Alergi

Hanya sedikit orang yang alergi terhadap pisang, tetapi kondisi yang disebut sindrom alergi makanan serbuk sari dapat memicu gejala alergi saat seseorang makan pisang.

Jadi, jika Anda menderita alergi serbuk bunga dan mengetahui bahwa Anda alergi terhadap serbuk sari ragweed, pisang dapat menyebabkan reaksi serupa.

Protein dalam pisang memiliki sifat yang mirip dengan serbuk sari, menurut Mayo Clinic. Ini dapat menyebabkan masalah mengi atau sakit perut.

Ilustrasi pisang. (Shutterstock)
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

4. Intoleransi fruktosa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Jual Pisang Goreng, Pinkan Mambo Punya Showroom Ferrari

Dari Jual Pisang Goreng, Pinkan Mambo Punya Showroom Ferrari

Entertainment | Sabtu, 12 September 2020 | 08:00 WIB

Bisa Mengatasi Rambut Rontok, Ini 5 Tips Mudah Membuat Masker Pisang

Bisa Mengatasi Rambut Rontok, Ini 5 Tips Mudah Membuat Masker Pisang

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:43 WIB

Sekilas Mirip, Ternyata Ada 8 Tradisi Membungkus Makanan Pakai Daun Pisang

Sekilas Mirip, Ternyata Ada 8 Tradisi Membungkus Makanan Pakai Daun Pisang

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:30 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB