Pabrik Vietnam Produksi Kondom Bekas, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 11:48 WIB
Pabrik Vietnam Produksi Kondom Bekas, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan?
Ilustrasi kondom

Suara.com - Polisi di Vietnam menyita setidaknya sekitar 345.000 kondom bekas yang telah dibersihkan untuk dijual kembali. Laporan ini disiarkan dalam rekaman Televisi Vietnam (VTV) milik negara.

Melansir dari CNN, rekaman VTV menunjukkan bahwa ada lusinan tas besar berisi kondom bekas yang berserakan di gudang daerah Povinsi Binh Duong, Vietnam.  "Tas-tas itu memiliki berat lebih dari 360kg," kata polisi Vietnam. Menurut VTV, berat tersebut setara dengan 345.000 buah kondom. 

Pemilik pabrik tersebut adalah seorang wanita berusia 34 tahun. Salah satu pegawai yang ditahan selama penggrebekan mengaku bahwa mereka membeli kondom bekas dari seorang pria di provinsi tersebut.

Wanita tersebut juga mengatakan mereka bahwa pihaknya menerima pasokan bulanan dari orang tak dikenal. 

Pada proses pencucian, mereka akan merebus kondom di air panas kemudian dikeringkan dan dibentuk menggunakan dildo yang tidak higenis sebelum dijual kembali. Perempuan yang tak disebutkan namanya itu mengaku bahwa menerima upah sebesar 0,17 USD atau sekitar 2.500 Rupiah perkilo. 

Ilustrasi kondom (Shutterstock).
Ilustrasi kondom (Shutterstock).

Tuotrenews Vietnam menyebutkan bahwa kondom yang diproduksi dengan manfaktur yang tidak jelas bisa berbahaya pada reproduksi, bahkan bisa menimbulkan infeksi. 

Sejak tahun 2014, Vietnam memang dibanjiri isu kondom berkualitas rendah. Hal ini dinyatakan oleh Badan Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA).

"Jika kondom yang tersedia untuk pengguna tidak berkualitas tinggi, bahkan jika orang menggunakannya secara konsisten, maka mereka dapat terinfeksi (HIV) atau menularkan infeksi kepada pasangannya," kata Kristan Schoultz, direktur Program Bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa bidang HIV di Vietnam AIDS (UNAIDS).

Kondom berkualitas rendah juga disebut bisa memicu kehamilan yang tak diinginkan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digrebek Polisi, Pabrik di Vietnam Kedapatan Produksi 320 Ribu Kondom Bekas

Digrebek Polisi, Pabrik di Vietnam Kedapatan Produksi 320 Ribu Kondom Bekas

News | Kamis, 24 September 2020 | 17:10 WIB

'Paket' Hubungan Intim di WC, Pemandu Lagu Digerebek, Kondom Berserakan

'Paket' Hubungan Intim di WC, Pemandu Lagu Digerebek, Kondom Berserakan

Banten | Selasa, 15 September 2020 | 07:20 WIB

Awas Sobek, Ini Kesalahan Pakai Kondom yang Harus Dihindari

Awas Sobek, Ini Kesalahan Pakai Kondom yang Harus Dihindari

Lifestyle | Senin, 07 September 2020 | 22:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB