Mengharukan, Video Perawat Gendong Pasien Berusia 2 Tahun Viral

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Jum'at, 25 September 2020 | 13:55 WIB
Mengharukan, Video Perawat Gendong Pasien Berusia 2 Tahun Viral
Mengharukan, Video Perawat Gendong Pasien Berusia 2 Tahun Viral. (Dok:TikTok/@dr.dywie_afriyanniw)

Suara.com -  Virus Covid-19 tak pandang usia. Ia mampu menyerang siapapun, baik tua maupun muda. Karenanya, semua pihak tak boleh lengah dan merasa aman dari infeksi tersebut, terutama anak-anak dan lansia. 

Terbaru, sebuah kisah mengharukan dibagikan oleh creator TikTok bernama @dr.dywie_afriyanniw, seorang tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet, Jakarta. 

Dalam video yang diunggah, terlihat seorang petugas medis yang sedang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap tengah menggendong seorang anak berusia 2 tahun di High Care Unit (HCU) RSD Wisma Atlet.

"Untuk pertama kalinya, kami tim medis HCU RA Darurat Wisma Atlet merawat pasien berusia 2 tahun," tulis keterangan dalam video tersebut.  

Mengharukan, Video Perawat Gendong Pasien Berusia 2 Tahun Viral. (Dok:TikTok/@dr.dywie_afriyanniw)
Mengharukan, Video Perawat Gendong Pasien Berusia 2 Tahun Viral. (Dok:TikTok/@dr.dywie_afriyanniw)

Lebih lanjut, dokter tersebut menjelaskan jika pasien tersebut didiagnosis suspect Covid-19, karena hasil swabnya negatif. Namun, karena mengalami diare disertai dehidrasi ringan, mengharuskannya untuk diobservasi di ruangan tersebut.

"Pagi itu, rekan perawat kami sedang berupaya menenangkan dirinya yang sedikit rewel," tulisnya lagi. 

Hebatnya, kata sang dokter, tak seperti anak seusianya, pasien kecil tersebut tak merasa takut melihat para petugas medis yang menggunakan APD level 3. 

"Dirinya tenang, tidak menunjukkan raut ketakutan," tutup video yang telah ditonton lebih dari 269 ribu kali dan mendapat lebih 16,6 ribu likes tersebut.

Meski seorang diri dan tak ada orang tua yang menemani, dalam video itu terlihat bagaimana petugas medis benar-benar tulus menjaga pasien kecilnya, menggantikan peran orang tua anak tersebut dengan kasih sayang dan kesabaran. 

Kisah ini pun viral dan banyak diunggah ulang di media sosial lainnya. Serta mengundang berbagai komentar dari banyak orang.

"Nggak kebayang kalau anakku yang di sana. Lihat ini saja langsung mewek, apalagi anak sendiri. Mungkin nggak kuat lagi harus dipisahkan dari aku. Cepat sembuh," tulis salah seorang warganet. 

"Berjanjilah untuk selalu menjaganua dokter dan suster, kalianlah pengganti orangtuanya. Semangat pahlawan," komentar yang lain. 

"Anak kecil kalau sakit pasti yang dicari ibunya. Tapi dia hebat ya nggak rewel atau takut dokter-dokternya pada pakai APD," kata warganet lainnya.

"Ya tuhan sedihnya sang bunda di rumah juga lebih bersedih, yang merawat bukan bundanya tapi orang lain. Terimakasih nakes, jasamu luar biasa," ujar yang lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesti Dihindari, Ini Tiga Tempat Paling Berisiko Penularan Covid-19

Mesti Dihindari, Ini Tiga Tempat Paling Berisiko Penularan Covid-19

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 13:39 WIB

LIPI Sebut Kertas di Pilkada Potensi Tularkan Covid, Ini Kata Epidemiolog

LIPI Sebut Kertas di Pilkada Potensi Tularkan Covid, Ini Kata Epidemiolog

News | Jum'at, 25 September 2020 | 13:24 WIB

Mulai Besok, Bekasi Tutup Restoran Tak Patuh Protokol COVID-19

Mulai Besok, Bekasi Tutup Restoran Tak Patuh Protokol COVID-19

Jakarta | Jum'at, 25 September 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB