Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Bakteri Brucellosis Terjadi di 2 Negara

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Bakteri Brucellosis Terjadi di 2 Negara
Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)

Ilmuwan India menekankan perlunya pengujian brucellosis yang luas untuk mencegah pandemi lainnya.

Suara.com - Sementara dunia saat ini terguncang di bawah pandemi Covid-19, penyakit bakteri menular baru, Brucellosis, secara bertahap mulai 'melebarkan sayapnya'.

Ribuan orang dinyatakan positif terinfeksi bakteri ini di barat laut China. Komisi Kesehatan Nasional (NHC) Lanzhou, ibu kota provinsi Gansu, baru-baru ini mengonfirmasi 3.245 orang telah tertular penyakit tersebut dan 1.401 orang lainnya dinyatakan positif.

Beruntung, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa.

Penyakit ini juga dilaporkan masuk ke India dan mulai menyerang manusia dan hewan. Para ilmuwan khawatir ini bisa berubah menjadi pandemi yang bisa jauh lebih parah daripada virus corona baru.

Baca Juga: Akibat Bakteri Pemakan Daging, Lima Orang Ini Alami Infeksi Langka

Ilustrasi bakteri Brucellosis. [Milan Radulovic/AFP]
Ilustrasi bakteri Brucellosis. [Milan Radulovic/AFP]

Apa itu Brucellosis?

Brucellosis disebabkan oleh sekelompok bakteri tergolong dalam genus Brucella, yang dapat menyerang hewan dan manusia.

Biasanya menyebar ke orang melalui kontak langsung dengan cairan hewan yang terinfeksi, memakan produk susu mentah atau tidak dipasteurisasi, atau menghirup udara yang terkontaminasi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penularan dari manusia ke manusia sangat jarang. Infeksi pada manusia sebagian besar disebabkan oleh makan makanan yang terkontaminasi atau menghirup bakteri, yang tampaknya terjadi di Lanzhou.

Tapi bisa juga menyebar melalui kontak seksual, dan dari ibu menyusui ke bayinya. Luka atau goresan parah pada kulit juga dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi, lapor The Health Site.

Baca Juga: Covid-19 Tidak Ada Apa-apanya Dibandingkan dengan Bakteri Super di Pasifik

Wabah brucellosis diyakini disebabkan oleh kebocoran di pabrik farmasi Zhngmu Lanzhou, yang terjadi antara akhir Juli dan akhir Agustus tahun lalu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS