Aktivitas Fasyankes di Masa Pandemi Covid-19 Mandet, IDI Buat Seruan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 27 September 2020 | 22:01 WIB
Aktivitas Fasyankes di Masa Pandemi Covid-19 Mandet, IDI Buat Seruan
Ilustrasi posyandu. (Antara)

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama sejumlah organisasi profesi tenaga kesehatan menyerukan agar layanan fasilitas kesehatan dasar terus memprioritaskan kesehatan ibu dan anak.

Meski wabah virus corona Covid-19 masih terjadi, sesuai rekomendasi WHO, pelayanan kesehatan esensial harus tetap terselenggara. 

Seruan itu diajukan oleh IDI bersama Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (PP IAKMI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), dan Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA).

Melalui keterangan tertulis yang ditandatangani setiap ketua organisasi, dinyatakan bahwa pelaksanaan fasilitas pelayanan kesehatan atau Fasyankes jadi tanggungjawab setiap Pemerintah Daerah dan harus tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi wabah Covid-19 di masing-masing wilayah.

"Pemerintah Daerah perlu lakukan pemisahan layanan di puskesmas juga klinik yang dikhususkan bagi ibu hamil, bayi, dan balita dari perawatan pasien Covid-19. Sehingga mereka tidak ragu untuk memeriksakan diri," demikian tertulis dalam keterangan tertulis yang disebarkan melalui akun Twitter IDI, Minggu (27/9/2020).

Kesehatan anak menjadi penting diperhatikan. Mengingat angka infeksi Covid-19 juga kematian akibat Covid-19 pada kelompok anak di Indonesia sangat tinggi.

Dalam keterangan tertulis itu disebutkan bahwa hingga 10 Agustus 2020, sebanyak 3.928 anak di Indonesia terinfeksi virus corona Covid-19.

Sementara itu, 59 anak di antaranya meninggal dunia setelah terinfeksi. Angka itu menjadikan Indonesia negara dengan angka kematian akibat Covid-19 pada anak terbesar di Asia Tenggara.

Seruan kedua -- terkait dengan pemulihan ekonomi,  IDI dan organisasi terkait meminta pemerintah harus tetap mengutamakan perlindungan kesehatan ibu dan anak.

baca juga

Dikatakan bahwa pimpinan pusat dan daeah wajib meberikan dan memfasilitasi layanan imunisasi, pemantauan gizi, dan layanan kesehatan dasar untuk masyarakat luas.

Selain itu, dalam upaya pengendalian Covid-19, disarankan untuk memanfaatlan setiap tenaga medis Indonesia baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.

Hal itu jadi seruan ketiga yang  menyatakan tentang kegiatan sekolah dari rumah sebaiknya turut melibatkan psikolog.

"Pendidikan jarak jauh perlu mendapat dukungan dari tenaga psikolog. Agar muatan pengajaran dapat meningkatkan motivasi belajar sebagai upaya tumbuh kembang anak jadi lebih baik," tertulis dalam surat seruan.

Seruan terakhir, IDI dan organisasi terkait menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan memberikan fasilitas perlindungan kepada tenaga kesehatan dengan melalui standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3), Pencegahan dan pengendalian infeksi, juga penyediaan Alat Pelindung diri (APD).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Menkes Negara Dunia yang Mundur dari Jabatan Karena Pandemi Covid-19

Daftar Menkes Negara Dunia yang Mundur dari Jabatan Karena Pandemi Covid-19

Jakarta | Minggu, 27 September 2020 | 18:40 WIB

Kisah Orang Indonesia Berhasil 'Terobos' Masuk Australia di Tengah Pandemi

Kisah Orang Indonesia Berhasil 'Terobos' Masuk Australia di Tengah Pandemi

Bali | Minggu, 27 September 2020 | 07:30 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Bakteri Brucellosis Terjadi di 2 Negara

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Bakteri Brucellosis Terjadi di 2 Negara

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 18:29 WIB

Terkini

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:56 WIB

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50 WIB

LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang

LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan

Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:49 WIB

4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif

4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:42 WIB

B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju

B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:42 WIB

×