IDI Makassar: Hasil Rapid Test Tidak Akurat, Tapi Alatnya Tidak Palsu

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 24 September 2020 | 17:22 WIB
IDI Makassar: Hasil Rapid Test Tidak Akurat, Tapi Alatnya Tidak Palsu
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pernyataan Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, Wachyudi Muchsin, soal rapid test palsu menjadi viral. Setelah itu, Wachyudi kemudian memberikan klarifikasi.

“Apapun hasil rapid tes itu tidak akurat. Rapid test negatif atau positif palsu hanya istilah yang artinya tidak akurat bukan alat rapidnya yang palsu,” kata dokter Yudi seperti dikutip dari terkini.id - jaringan Suara.com, Kamis (24/9/2020).

Ia menyebut rapid test hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring bukan pemeriksaan penegakan diagnosa infeksi virus Covid-19 dan gold standar diagnosa Covid-19 adalah SWAB/PCR.

Sebelumnya, pernyataan dokter Wachyudi Muchsin viral, ia menyatakan bahwa hasil tes rapid positif maupun negatif itu semuanya palsu dan alat itu bukan rekomendasi IDI.

“Kami mengklarifikasi pernyataan tersebut agar jelas dan terang maksud dan tujuan pernyataan tersebut,” ungkapnya.

Menurut Yudi, pernyataannya saat itu memiliki pengertian multi tafsir. Pemilihan diksi yang viral seolah-olah alat rapid yang “palsu”. Padahal, kata dia, isi penjelasan tersebut tidak demikian.

“Tujuannya untuk testing Covid-19 secara tepat Gold Standar adalah Swab atau PCR, bukan rapid test karena banyak kasus rapid reaktif atau rapid negatif tetapi hasil swab positif. Dan yang patut dipercaya adalah pemeriksaan swab,” kata dia.

Ia menegaskan peryataan dirinya yang viral tersebut menggunakan bahasa yang multi tafsir.

“Rapid test Negatif atau Positif palsu hanya istilah yang artinya tidak akurat, bukan alat rapidnya yang palsu,” tegas Yudi.

Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona.

“Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus,” tambah Yudi.

Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus Corona sejauh ini hanyalah memakai pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

“Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini,” tegasnya.

Lebih jauh, dokter Yudi menjelaskan bahwa rapid tes itu sudah dilarang oleh WHO. Ia pun mengajak masyarakat untuk memahami bahwa rapid tes bukan takaran ukuran seseorang terkena atau terbebas Covid-19.

Melainkan, kata dia, harus melalui tes swab atau PCR yang menjadi tolak ukur seseorang terpapar covid-19 atau tidak.

“Sekali lagi rapid tes hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Covid-19 dan untuk Gold Standar diagnosa Covid-19 adalah Swab atau PCR yang pas,” tutup dokter Wachyudi Muchsin.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKPU 13/2020, Larang Kampanye Berbentuk Konser Hingga Acara Sepeda Santai

PKPU 13/2020, Larang Kampanye Berbentuk Konser Hingga Acara Sepeda Santai

News | Kamis, 24 September 2020 | 17:05 WIB

Guys, Yuk Hajar Covid-19 dari Rumah, Terapkan Protokol Kesehatan Keluarga

Guys, Yuk Hajar Covid-19 dari Rumah, Terapkan Protokol Kesehatan Keluarga

News | Kamis, 24 September 2020 | 17:04 WIB

Kasus Hoaks Obat Herbal Covid-19, Hadi Pranoto Ingin Damai dengan Muannas

Kasus Hoaks Obat Herbal Covid-19, Hadi Pranoto Ingin Damai dengan Muannas

News | Kamis, 24 September 2020 | 16:48 WIB

Pemerintah Inggris Akan Beri Virus Corona Penyebab Covid-19 ke Orang Sehat

Pemerintah Inggris Akan Beri Virus Corona Penyebab Covid-19 ke Orang Sehat

Tekno | Kamis, 24 September 2020 | 16:46 WIB

Bus Sekolah Dialihfungsikan untuk Menjemput Pasien Covid-19

Bus Sekolah Dialihfungsikan untuk Menjemput Pasien Covid-19

Foto | Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×