Tak Bisa Mencium Dua Aroma Ini, Waspadai Gejala Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 01 Oktober 2020 | 17:18 WIB
Tak Bisa Mencium Dua Aroma Ini, Waspadai Gejala Covid-19
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Suara.com - Salah satu gejala Covid-19 yang banyak dialami belakangan ialah kehilangan penciuman, tetapi gejala ini juga terkadang dialami oleh mereka yang mengalami pilek atau flu.

Lantas bagaimana membedakannya? Dilansir dari Times of India, banyak peneliti percaya bahwa anosmia (kehilangan bau) akibat Covid-19 adalah tanda peringatan dini infeksi.

Namun, penelitian inovatif baru-baru ini yang dilakukan oleh para peneliti dari National Agri-Food Biotechnology Institute Mohali dan Postgraduate Institute of Medical Education and Research Chandigarh telah menemukan bahwa mereka yang terinfeksi Covid-19 tidak dapat mencium atau hanya mendeteksi bau dan wewangian tertentu.

Menurut laporan yang diterbitkan di media cetak, para peneliti menggunakan lima jenis aroma, yang biasanya ada di semua rumah tangga di India untuk mengembangkan "tes penciuman".

Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Kelima wewangian ini dipilih berdasarkan survei online di mana daftar 30 aroma disajikan kepada 100 orang dan mereka diminta untuk memilih yang paling mudah mereka identifikasi.

Atas dasar hasil tersebut, akhirnya dipilih lima aroma untuk uji aroma yaitu bawang putih, peppermint, kapulaga, minyak kelapa, dan adas.

Untuk melakukan penelitian, aromanya dimasukkan ke dalam tabung dan dikemas dalam tas dan relawan penelitian diberi lembar tanggapan untuk diisi apakah mereka dapat mencium dan mengidentifikasi bau yang ada di dalam tas.

Untuk melakukan penelitian, 49 pasien virus Corona tanpa gejala dan 35 orang yang tidak memiliki COVID-19 diminta untuk mengikuti tes bau.

Sesuai laporan yang diterbitkan di Print, percobaan lanjutan lainnya dilakukan untuk mengkonfirmasi temuan penelitian, di mana urutan aroma diubah dan air juga ditambahkan dalam uji penciuman.

Para peneliti menemukan bahwa meskipun mereka yang terinfeksi Covid-19 mengalami kehilangan penciuman, mereka mungkin tidak kehilangan persepsi penciumannya sepenuhnya.

Berdasarkan penelitian, hanya 4,1 persen dari peserta tidak dapat mengidentifikasi salah satu dari lima aroma yang ada dalam tes penciuman, 38,8 persen dari mereka tidak dapat mengidentifikasi setidaknya satu dari aroma dan 16 persen tidak dapat mengidentifikasi. tentukan dua bau.

Jika dibandingkan dengan peserta yang sehat, semuanya mampu mencium aroma yang digunakan dalam tes penciuman, meskipun 14 persen dari sukarelawan yang sehat tidak dapat mengidentifikasi dengan benar setidaknya satu dari baunya.

Setelah melakukan penelitian, para peneliti mempersempit dua aroma yang tidak dapat dideteksi oleh pasien COVID-19 yaitu minyak kelapa dan aroma peppermint.

Tim percaya bahwa tes bau ini dapat membantu mengidentifikasi pasien COVID-19 tanpa gejala. Sementara penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengacak kit pengujian ini dan membuat hasil akhir, para peneliti percaya bahwa metode ini juga dapat digunakan di rumah.

Untuk melakukannya, seseorang dapat mengidentifikasi sekumpulan aroma tertentu di rumah dan menciumnya setiap hari. Kehilangan penciuman dapat mengingatkan individu dan membantu mereka melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembuh dari Covid-19 dan Ingin Sumbangkan Plasma Darah? Ini Syaratnya!

Sembuh dari Covid-19 dan Ingin Sumbangkan Plasma Darah? Ini Syaratnya!

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2020 | 16:22 WIB

Salah Satunya Bebas Longsor, 16 Syarat Rumah Bisa jadi Tempat Isolasi Warga

Salah Satunya Bebas Longsor, 16 Syarat Rumah Bisa jadi Tempat Isolasi Warga

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 16:18 WIB

Diabetes Jadi Penyerta Utama Meninggalnya Pasien Covid-19 di Bantul

Diabetes Jadi Penyerta Utama Meninggalnya Pasien Covid-19 di Bantul

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB