Donald Trump Berisiko Alami Kondisi Parah Akibat Virus Corona, Ini Kata CDC

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16:46 WIB
Donald Trump Berisiko Alami Kondisi Parah Akibat Virus Corona, Ini Kata CDC
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan masker kunjunganya ke Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed di kawasan Washington, Amerika Serikat. [ALEX EDELMAN / AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang terinfeksi virus corona Covid-19, berada dalam kelompok berisiko tinggi mengalami kondisi parah.

Presiden AS Donald Trump dan istrinya Melania dikabarkan terinfeksi virus corona Covid-19 melalui Twitter-nya, @realDonaldTrump, Jumat (2/10/2020).

Ada kemungkinan Donald Trump tertular virus corona Covid-19 dari Hope Hicks, yang lebih dulu terinfeksi virus corona Covid-19 setelah berpergian bersamanya dengan Air Force One ke rapat umum di Minnesota beberapa hari sebelumnya.

Selain itu, Donald Trump, yang terinfeksi virus corona di usia 74 tahun, termasuk dalam kategori berisiko tinggi mengalami efek buruk ketika menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), pasien berusia antara 65-74 tahun lima kali lebih mungkin membutuhkan perawatan di rumah sakit karena virus corona Covid-19 daripada seseorang yang berusia 18 hingga 29 tahun.

Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania Trump saat kembali ke Gedung Putih, 11 September 2020. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania Trump saat kembali ke Gedung Putih, 11 September 2020. (Foto: AFP)

Di antara 100 orang usia 18 hingga 29 tahun yang terjangkit virus corona, sebanyak 2,5 berisiko dirawat di rumah sakit. Sementara, orang yang lanjut usia seperti Donald Trump memiliki tingkat risiko membutuhkan perawatan sebanyak 12,2.

Sedangkan, di antara 1.000 orang usia 70 tahun lebih yang terinfeksi virus corona Covid-19, sekitar 116 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Presiden Donald Trump, yang berusia 74 tahun dan memiliki obesitas, dia termasuk dalam kategori berisiko tinggi," kata Dr David Strain, ahli Covid-19 dan Dosen Klinis Senior di Universitas Exeter, dikutip dari Mirror UK.

Ada pula faktor lain yang bisa meningkatkan peluang Presiden AS Donald Trump jatuh sakit. Menurut CDC, 89,3 persen dari mereka yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit tersebut memiliki masalah kesehatan mendasar.

Sementara, Donald Trump terkenal sempat membanggakan kesehatannya yang baik selama pemilu 2016 melalui pemeriksaan medis yang tidak terverifikasi oleh Dr Phi.

Padahal pekerjaannya penuh tekanan dan memiliki gaya hidup yang menghindari sayuran dan senang mengonsumsi junkfood, yang mungkin telah memengaruhi kesehatannya.

Di antara pasien yang menjalani rawat inap, sebanyak 49,7 persen mengalami hipertensi, 48,3 persen mengalami obesitas, dan 34,6 persen menderita penyakit paru-paru kronis.

Donald Trump, yang memiliki berat badan 110 kg, secara resmi bisa dikategorikan sebagai orang dengan obesitas tinggi.

Di Inggris, Public Health England (PHE) menerbitkan ulasan yang menemukan tingkat risiko yang tinggi seseorang menjalani perawatan di rumah sakit dan kematian akibat virus corona Covid-19, jika kelebihan berat badan atau obesitas.

Para peneliti pun menyimpulkan bahwa orang yang kelebihan berat badan dengan indeks massa tubuh (BMI) 25 hingga 29,9 memiliki risiko lebih tinggi membutuhkan perawatan rumah sakit dan kondisinya buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Virus Corona di Usia 74 Tahun, Donald Trump Alami Gejala Ringan!

Positif Virus Corona di Usia 74 Tahun, Donald Trump Alami Gejala Ringan!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:32 WIB

Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!

Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:05 WIB

Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 13:34 WIB

Update Covid-19 Global: Donald Trump Positif, Kasus di AS Tembus 7,5 Juta

Update Covid-19 Global: Donald Trump Positif, Kasus di AS Tembus 7,5 Juta

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 12:59 WIB

Twitter Larang Warganet Doakan Donald Trump Meninggal karena Covid-19

Twitter Larang Warganet Doakan Donald Trump Meninggal karena Covid-19

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 12:36 WIB

Donald Trump Positif Covid-19, Bagaimana Nasib Pemilu AS jika Ia Meninggal?

Donald Trump Positif Covid-19, Bagaimana Nasib Pemilu AS jika Ia Meninggal?

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB