Hari Kesehatan Mental Sedunia, Ketahui 8 Penyakit Mental Paling Umum

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:28 WIB
Hari Kesehatan Mental Sedunia, Ketahui 8 Penyakit Mental Paling Umum
Ilustrasi gejala awal skizofrenia yang mungkin sering diabaikan. (shutterstock)

Suara.com - Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap 10 Oktober. Peringatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memobilisasi upaya dalam mendukung kesehatan mental di seluruh dunia.

Kini kesehatan mental perlahan mulai banyak dibicarakan dan dilihat menjadi topik penting diskusi, di mana sebelumnya dianggap tabu. Walau kesehatan fisik masih menjadi poin utama saat pandemi Covid-19, wabah ini juga memiliki dampak lebih jauh pada kesehatan mental masyarakat.

Untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran akan kesehatan mental, ketahui beberapa penyakit mental paling umum yang dilansir dari Healthline berikut ini.

1. Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah penyakit mental kronis yang ditandai dengan episode tertinggi energik, manik dan ekstrim, terkadang terendah depresi.

Ini dapat memengaruhi tingkat energi dan kemampuan seseorang untuk berpikir secara wajar. Perubahan suasana hati yang disebabkan oleh gangguan bipolar jauh lebih parah daripada naik turun kecil yang dialami kebanyakan orang setiap hari.

Ilustrasi bipolar (shutterstock)
Ilustrasi bipolar (shutterstock)

2. Gangguan depresi yang persisten

Gangguan depresi persisten adalah jenis depresi kronis. Ia juga dikenal sebagai dysthymia. Meskipun depresi distimik tidak intens, namun dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Orang dengan kondisi ini mengalami gejala setidaknya selama dua tahun.

3. Gangguan kecemasan umum

baca juga

Gangguan kecemasan umum (GAD) melampaui kecemasan sehari-hari biasa, seperti gugup sebelum presentasi. Itu menyebabkan seseorang menjadi sangat khawatir tentang banyak hal, bahkan ketika hanya ada sedikit atau tidak ada alasan untuk khawatir.

Penderita GAD mungkin merasa sangat gugup menjalani hari. Mereka mungkin berpikir hal-hal tidak akan pernah menguntungkan mereka. Terkadang rasa khawatir dapat menghalangi orang dengan GAD untuk menyelesaikan tugas dan tugas sehari-hari.

4. Gangguan depresi mayor

Gangguan depresi mayor (MDD) menyebabkan perasaan sangat sedih atau putus asa yang berlangsung setidaknya selama dua minggu. Kondisi ini disebut juga sebagai depresi klinis.

Orang dengan MDD mungkin menjadi sangat kesal tentang kehidupan mereka sehingga mereka memikirkan atau mencoba bunuh diri.

Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]
Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]

5. Gangguan obsesif kompulsif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kesehatan Mental Sedunia, 3 Tips Sederhana agar Tetap Waras selama WFH

Hari Kesehatan Mental Sedunia, 3 Tips Sederhana agar Tetap Waras selama WFH

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:59 WIB

Serba-serbi Hari Kesehatan Mental Sedunia yang Jatuh 10 Oktober

Serba-serbi Hari Kesehatan Mental Sedunia yang Jatuh 10 Oktober

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Jaga Kesehatan Mental Karyawan, Perusahaan China Rekrut Hewan Ini

Jaga Kesehatan Mental Karyawan, Perusahaan China Rekrut Hewan Ini

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:48 WIB

Terkini

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

News | Senin, 28 September 2026 | 22:00 WIB

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:52 WIB

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:44 WIB

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

×