Psikolog: Anak TK Tidak Perlu Ikut Pembelajaran Jarak Jauh

Vania Rossa

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:46 WIB
Psikolog: Anak TK Tidak Perlu Ikut Pembelajaran Jarak Jauh
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh. (Shutterstok)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, kegiatan belajar yang harusnya dilakukan di sekolah, untuk sementara waktu dipindahkan ke rumah. Metode belajar jarak jauh pun kini menjadi metode belajar yang diadopsi hampir semua siswa sekolah di berbagai belahan dunia. Namun, menurut psikolog anak Seto Mulyadi atau yang akrap dipanggil Kak Seto, anak usia dini atau yang masih belajar pada tingkat taman kanak-kanak (TK) tidak perlu dilibatkan dalam pembelajaran jarak jauh.

Menurut Kak Seto, proses pembelajaran jarak jauh yang kurang tepat justru bisa membuat mereka stres.

Untuk itu, Kak Seto pun berpendapat bahwa istilah "belajar dari rumah" sebaiknya diganti menjadi "belajar di rumah" bersama keluarga. Hal ini sebisa mungkin diterapkan pada anak-anak usia dini atau anak-anak TK.

"Saya menganjurkan jangan belajar jarak jauh, kenapa enggak belajar jarak dekat bersama dengan orangtua di rumah. Ada anak TK dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang menatap ke layar, akhirnya pusing tujuh keliling, akhirnya stres dan marah-marah, akhirnya malah benci belajar," kata Kak Seto dalam bincang-bincang virtual, Jumat (9/10/2020), dikutip dari Antara.

"Bukan belajar dari rumah, tapi belajar di rumah. Jadi materi pelajaran dari guru disampaikan ke orangtua, dan orangtua yang menyampaikan kepada anak-anak dengan gaya masing-masing, yang penting kompetensinya," ujar Kak Seto melanjutkan.

Ada lima inti penting dari kurikulum yaitu etika, estetika, ilmu pengetahuan, teknologi, nasionalisme, dan kesehatan. Kelima hal tersebut harus disampaikan dengan ramah, kreatif, dan penuh dengan rasa persahabatan kepada anak sehingga bisa mencapai hasil yang optimal.

"Anak usia dini diajak, 'Ayo belajar', nanti dia akan melawan. Tapi coba ganti dengan 'Ayo kita bermain'. Jadi bermain gembira karena dunia anak adalah bermain. Melalui bermain ya belajar, belajar etika soal sopan-santun, menghormati orang lain, bekerja sama," ujar Kak Seto.

Pada poin ilmu pengetahuan dan teknologi diberikan kepada anak secara bertahap sesuai dengan perkembangan usianya. Orangtua diharapkan tidak memaksakan anak untuk menguasai semua kurikulum pendidikan terlebih pada anak TK.

"Yang paling utama adalah suasananya gembira, dunia anak adalah bermain dan gembira. Kalau semuanya atas nama kurikulum, semua serba harus bisa, nanti tidak sesuai dengan kejiwaannya," kata Kak Seto.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Kak Seto, Orangtua Jangan Paksa Anak Usia TK Pandai Calistung

Kata Kak Seto, Orangtua Jangan Paksa Anak Usia TK Pandai Calistung

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 07:25 WIB

Ingin Anak Bahagia, Orangtua Wajib Rukun dan Dampingi Anak

Ingin Anak Bahagia, Orangtua Wajib Rukun dan Dampingi Anak

Jatim | Senin, 05 Oktober 2020 | 21:01 WIB

Tahun Ajaran Baru, Filipina Mulai Pembelajaran Jarak jauh untuk SD - SMA

Tahun Ajaran Baru, Filipina Mulai Pembelajaran Jarak jauh untuk SD - SMA

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 21:29 WIB

Terkini

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:49 WIB

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Oven Mini Votre Harga Berapa? Ini Spesifikasi dan Review Penggunanya

Oven Mini Votre Harga Berapa? Ini Spesifikasi dan Review Penggunanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Motor Istri Dibegal, Holli Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

Motor Istri Dibegal, Holli Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

×