Tahun Ajaran Baru, Filipina Mulai Pembelajaran Jarak jauh untuk SD - SMA

Senin, 05 Oktober 2020 | 21:29 WIB
Tahun Ajaran Baru, Filipina Mulai Pembelajaran Jarak jauh untuk SD - SMA
Ilustrasi sekolah di tengah pandemi. (Pixabay/Alexandra Kochi)

Suara.com - Pemerintah Filipina memulai kelas jarak jauh utuk siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pada Senin (5/10), merespon pandemi virus corona.

Menyadur Channel News Asia, pembelajaran jarak jauh disebutkan bak mimpi buruk bagi Filipina yang telah lama bergelut dalam permasalahan pendidikan.

Jauh sebelum pandemi, negara di Asia Tenggara ini dilaporkan telah bergelut dengan masalah kekurangan ruang kelas, guru, hingga peralatan pendidikan.

Maka langkah belajar di rumah ini telah menambah daftar panjang pekerjaan rumah negara terkait persoalan kurangnya logistik pendidikan.

Dengan hampir 25 juta siswa terdaftar tahun ini, 4 ribu sekolah negeri telah memulai pelajaran jarak jauh dengan meminta bantuan orang tua dan wali untuk berperan sebagai guru.

Anggota polisi memeriksa identifikasi karantina yang diperlukan dari penduduk di Navotas, pinggiran kota Manila, Filipina, Kamis (16/7).   [Ted ALJIBE / AFP]
Anggota polisi memeriksa identifikasi karantina yang diperlukan dari penduduk di Navotas, pinggiran kota Manila, Filipina, Kamis (16/7). [Ted ALJIBE / AFP]

Mayoritas keluarga di Filipina, terutama yang berasal dari kalangan kurang mampu dan tinggal di pedesaan memilih untuk menggunakan materi pembelajaran atau modul digital dan cetak yang disediakan pemerintah.

Bahan pembelajaran itu nantinya akan dibaca para siswa di rumah, dengan bantuan orang dewasa sebelum mereka melakukan kegiatan atau bekerja.

Kebanyakan keluarga tidak memiliki komputer dan koneksi internet yang kuat. Opsi lain, murid dapat bertanya kepada guru melalui telepon.

Sementara, keluarga lainnya lebih suka anak-anak mereka mendapatkan pelajaran online atau melalui siaran pendidikan radio dan televisi regional.

Baca Juga: Subsidi Kuota Data Internet dan Efektivitas Pembelajaran di Masa Pandemi

"Sistem mungkin tidak sempurna dan mungkin ada masalah saat kami beralih ke pembelajarab yang fleksibel, tetapi kami yakin Departemen Pendidikan akan mengatasi tantangan ini," kata juru bicara kepresidenan Harry Roque.

Pembelajaran tatap muka secara langsung di Filipina telah ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan kelas akan dilanjutkan ketika vaksin Covid-19 tersedia. Sebab, ia khawatir sekolah dapat menjadi hotspot infeksi.

Pembelajaran jarak jauh dimulai ketika negara ini mencatatkan 2.291 infeksi virus coroba baru dan 64 kematian baru.

Kementerian kesehatan Filipina mengatakan total kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi 324.762 dengan 5.840, menjadikan negara ini memiliki jumlah infeksi tertinggi se-Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI