CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19

Minggu, 11 Oktober 2020 | 08:59 WIB
CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah memperluas peringatan golongan orang-orang yang berisiko terinfeksi virus corona, memasukkan orang dengan berat badan berlebih atau obesitas ke dalam daftar tersebut.

Obesitas didefinisikan sebagai memiliki indeks massa tubuh antara 30 dan 40, sementara obesitas berat didiagnosis ketika IMT mencapai 40 atau lebih.

Sedangkan kelebihan berat badan diklasifikasikan ketika seseorang memiliki IMT lebih besar dari 25 dan kurang dari 30.

CDC mengatakan seseorang yang masuk dalam kategori tersebut, mereka berisiko tinggi terinfeksi Covid-19 parah.

Dilansir Fox News, faktor risiko lainnya adalah asma, penyakit serebrovaskular, fibrosis kistik atau cystic fibrosis, hipertensi, kondisi sistem imun rentan, kondisi neurologis, penyakit hati, kehamilan, fibrosis paru, talasemia, dan diabetes tipe 1.

Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Pembaruan CDC ini mengikuti banyaknya penelitian yang menemukan obesitas dapat meningkatkan risiko kematian terkait Covid-19, termasuk peningkatan sebanyak 50 persen.

Salah satunya sebuah studi dari Universitas Caroline Utara dan studi Chapel Hill menemukan orang dengan IMT lebih dari 30 cenderung dirawat di rumah sakit atau ICU saat terinfeksi Covid-19.

Menurut penelitian, obesitas berkaitan erat dengan faktor penyakit penyerta, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, ginjal kronis, penyakit hati, dan hipertensi.

Selain itu, orang obesitas juga mengalami perubahan metabolisme yang menyebabkan peradangan, masalah insulin, dan sistem kekebalan yang menghambat kemampuan tubuh melawan Covid-19. Karenanya, peneliti menyarankan tindakan pencegahan di antara populasi obesitas.

Baca Juga: Resep Mangku Budiasa, Sembuh dari Virus Corona usai Jalani Isolasi 5 Hari

"Mengingat ancaman signifikan Covid-19 bagi orang dengan obesitas, kebijakan makanan sehat dapat dijadikan peran pendukung, dan yang terpenting dalam mitigasi mortalitas dan morbiditas Covid-19," kata Barry Popkin, Ph.D., profesor gizi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Global UNC Gillings.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI