Salah Satunya Obesitas, Orang dengan Dua Kondisi Ini Umum Alami Malnutrisi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 08 Oktober 2020 | 20:51 WIB
Salah Satunya Obesitas, Orang dengan Dua Kondisi Ini Umum Alami Malnutrisi
Obesitas (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan malnutrisi umum terjadi pada orang dengan sindrom koroner akut, kondisi penurunan aliran darah ke jantung secara tiba-tiba yang menyebabkan angina atau serangan jantung.

Para peneliti dari Rumah Sakit Universitas Álvaro Cunqueiro di Vigo, Spanyol, menemukan malnutrisi pada penderita sindrom tersebut merupakan faktor risiko utama untuk semua penyebab kematian dan masalah kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung.

Hal yang mengejutkan peneliti adalah malnutrisi juga sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Menurut penulis penelitian,  dilansir Medical News Today, orang obesitas seringkali mengalami kekurangan gizi akibat rendahnya asupan mikronutrien serta konsumsi makanan dengan kualitas buruk.

"Malnutrisi adalah kondisi yang sebagian besar kurang dikenali dan diobati pada pasien dengan indeks massa tubuh tinggi, karena peningkatan lingkar perut terlalu sering disalahartikan sebagai kelebihan gizi daripada kekurangan gizi," kata Dr. Andrew Freeman , direktur pencegahan dan kesehatan kardiovaskular di National Jewish Health di Denver, CO.

Ilustrasi malnutrisi, gizi buruk. (Shutterstock)
Ilustrasi malnutrisi, gizi buruk. (Shutterstock)

Menurutnya, menghilangkan pemikiran bahwa berat badan berkorelasi dengan kualitas makanan dan pasien dengan obesitas tidak berisiko kekurangan gizi adalah penting.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 1,9 miliar orang di seluruh dunia yang memiliki berat badan berlebih.

Dalam studi yang terbit dalam Journal of the American College of Cardiology ini peneliti menyesuaikan dengan faktor risiko lain, malnutrisi dikaitkan dengan masalah kardiovaskular mayor dan kematian karena sebab apa pun.

Selain itu, studi sebelumnya juga mengakitkan gizi buruk dengan kondisi kesehatan serius lainnya, seperti diabetes, dan hipertensi.

baca juga

Itulah sebabnya peneliti mengingatkan bahwa menjalani penilaian nutrisi adalah hal yang sangat penting.

ilustrasi gizi buruk [shutterstock]
ilustrasi gizi buruk [shutterstock]

"(Ini) untuk memastikan mereka mengonsumsi nutrisi yang tepat sebagai bahan bakar tubuhnya," jelas Dr. Freeman.

Pada kesimpulannya, Dr. Freeman menulis bahwa malnutrisi umum terjadi pada pasien dengan sindrom koroner akut dan sangat berkaitan dengan peningkatan mortalitas serta masalah kardiovaskular.

Studi ini memiliki beberapa keterbatasan, salah satunya yaitu para peserta tidak mencatat asupan makanan mereka, sehingga penelitian tersebut tidak dapat memberikan gambaran langsung tentang makanan para peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Malnutrisi Tinggi, Covid-19 Mengintai Anak-Anak di Indonesia

Angka Malnutrisi Tinggi, Covid-19 Mengintai Anak-Anak di Indonesia

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:38 WIB

Inovasi Penting untuk Mengatasi Masalah Anemia dan Malnutrisi di Indonesia

Inovasi Penting untuk Mengatasi Masalah Anemia dan Malnutrisi di Indonesia

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 21:15 WIB

Dipaksa Diet Vegan, Bayi 19 Bulan Alami Malnutrisi Parah

Dipaksa Diet Vegan, Bayi 19 Bulan Alami Malnutrisi Parah

Health | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×