Koneksi Sosial Bisa Sehatkan Tubuh, Simak 6 Tips Membangun Hubungan Sehat

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 12 Oktober 2020 | 07:57 WIB
Koneksi Sosial Bisa Sehatkan Tubuh, Simak 6 Tips Membangun Hubungan Sehat
Ilistrasi pasangan

Suara.com - Hubungan sosial itu baik untuk keluarga, pertemanan, hingga hubungan romantis karena nyatanya memiliki keterkaitan terhadap kesehatan.

Telah banyak penelitian yang menyatakan bahwa hubungan yang memuaskan memengaruhi kebahagiaan, kesehatan, dan kehidupan seseorang.

Melansir dari Express, Harvard Medical School mengutip satu studi yang meneliti data pada 309.000 orang. Penelitian tersebut menyatakan bahwa kurangnya hubungan yang kuat meningkatkan risiko kematian dini akibat semua penyebab penyakit sebesar 50 persen.

Hubungan yang memuaskan dilaporkan mengurangi tingkat stres yang berbahaya pada arteri koroner, fungsi usus, regulasi insulin, dan sistem kekebalan.

Sayangnya tidak semua hubungan berjalan sehat, misalnya mereka yang perkawinannya kurang memuaskan. Menurut penelitian, masalah perkawinan juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Oleh karena itu menurut Express, memiliki hubungan yang sehat dan memuaskan adalah salah satu cara menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dalam hal ini, berikut enam tips menjaga hubungan sehat seperti yang dilansir dari Psychology Today, antara lain:

1. Melakukan Aktivitas Bersama

Untuk membangun ikatan yang sehat, Anda memerlukan waktu panjang. Oleh karena itu, berbagi aktivitas dan rencana bersama disebut dapat menumbuhkan ikatan hubungan yang lebih kuat.

2. Saling Terima dan Menghornati

baca juga

Menurut Psychology Today, menerima apapun yang ada pada pasangan dan tetap saling menghormati bisa membantu membangun hubungan yang sehat dan kuat.

Anda juga disarankan untuk berbicara secara positif tentang satu sama lain dalam situasi sosial apapun dan menghormati preferensi satu sama lain.

3. Memenuhi Kebutuhan Dasar

Kebutuhan dasar termasuk persahabatan, kasih sayang, dan dukungan emosional memiliki pengaruh penting dalam hubungan. Namun, untuk memenuhi kebutuhan dasar masing-masing maka kedunya harus berbagi tentang apa yang mereka butuhkan.

4. Interaksi Positif

Penelitian telah menunjukkan bahwa hubungan paling memuaskan ketika ada lebih banyak interaksi positif daripada interaksi negatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Kebanyakan Nonton Film Porno Bikin Lelaki Lemah di Ranjang

Studi: Kebanyakan Nonton Film Porno Bikin Lelaki Lemah di Ranjang

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2020 | 22:04 WIB

Jangan Saklek, Psikolog Ingatkan Orangtua Kerap Berperilaku Toksik

Jangan Saklek, Psikolog Ingatkan Orangtua Kerap Berperilaku Toksik

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 14:05 WIB

Waspada, Dua Gejala Ini Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Waspada, Dua Gejala Ini Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2020 | 13:21 WIB

Terkini

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×