Sering Tidur Bisa Jadi Gejala Covid-19 Panjang, ini Sebabnya!

Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:35 WIB
Sering Tidur Bisa Jadi Gejala Covid-19 Panjang, ini Sebabnya!
Ilustrasi kelelahan, tidur sambil duduk (Pixabay/whoismargot)

Suara.com - Lebih dari 26 juta orang sudah dinyatakan sembuh dari virus corona Covid-19 secara global. Sedangkan, jumlah kasus positif virus corona yang terkonfirmasi mencapai 38,5 juta orang.

Tapi, beberapa pasien virus corona Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh masih memiliki gejalanya selama 8 bulan setelah infeksi awal.

Salah satunya, seorang wanita Inggirs mengungkapkan bahwa suaminya lebih banyak tidur hampir sepanjang hari. Sebelumnya, suami dari wanita itu mengalami gejala virus corona hampir 6 bulan lalu dan masih merasakan efeknya sampai sekarang.

"Dia tidur sekitar 20 jam sehari, 20 jam dari setiap 24 jam dan sekarang dia masih tidur. Dia lebih sering tidur selama 5,5 bulan terakhir ini setelah terinfeksi virus corona awal," jelasnya kepada para ilmuwan di Royal College of General Practitioners dikutip dari Express.

Anehnya lagi, pria itu lebih sering tidur dalam posisi duduk, bukan berbaring seperti orang tidur umumnya. Menurut sang istri, suaminya terlihat sangat kelelahan.

Ilustrasi lelah, tidur sambil duduk, tidur (Unsplash)
Ilustrasi lelah, tidur sambil duduk, tidur (Unsplash)

Beberapa pasien virus corona lain juga merasakan efek yang sama setelah dinyatakan sembuh. Mereka mengaku masih merasakan adanya tekanan di dada, tapi gejala itu hilang setelah hari ke-15.

"Awalnya saya pikir sudah pulih total dari virus corona dan sungguh melegakan. Saya bisa mengingat perasaan itu dan berpikir saya telah berhasil melawan virusnya," jelas pasien virus corona.

Tapi, saat itulah mereka mengalami kelelahan yang lebih berat. Saat ini sudah lebih dari 170 gejala virus corona Covid-19 panjang yang dialami oleh pasien sembuh.

Gejala Covid-19 panjang yang paling umum termasuk kelelahan dan batuk terus-menerus. Menurut aplikasi Studi Gejala Covid-19, kebanyakan pasien pulih dari virus corona setelah beberapa minggu terinfeksi.

Baca Juga: Peneliti Israel Temukan Obat Penyakit Gaucher Bisa Lawan Virus Corona

Tapi, Covid-19 panjang tidak bisa diprediksi dan bisa memengaruhi pasien yang memiliki gejala ringan pada awal infeksi mereka.

Sementara itu, gejala umum virus corona Covid-19 termasuk demam tinggi, batuk persisten, perubahan indra penciuman dan perasa.

Beberapa pasien virus corona Covid-19 juga melaporkan gejala berupa sakit tenggorokan, sakit kepala bahkan cegukan yang lebih umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI