Dokter Indonesia Sebut 2 Aktivitas Ini Berisiko Tularkan Virus Corona

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:18 WIB
Dokter Indonesia Sebut 2 Aktivitas Ini Berisiko Tularkan Virus Corona
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini kasus virus corona Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat hingga capai jumlah 353 ribu orang. Sebanyak lebih dari 12 ribu orang telah meninggal dunia.

Sejauh ini, pemerintah dan para ahli telah gencar menyarankan semua orang untuk melakukan 3M selama pandemi virus corona, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Harapannya, orang bisa mencegah dan menekan penularan virus corona dengan melakukan aturan 3M dengan baik.

Sayangnya, kasus virus corona justru masih bertambah meski langkah 3M sudah gencar disuarakan. Di samping, banyak pula orang yang sudah memakai masker dan perkantoran yang membatasi jumlah karyawan masuk.

Menurut Tim Koordinator Relawan Satgas Covid-19, dr. Muhammad Fajri Addai, ada banyak faktor yang bisa meningkatkan penularan virus corona Covid-19. Bahkan sebagian besar orang mungkin tak menyadari faktor ini dalam beraktivitas sehari-hari.

Tim Koordinator Relawan Satgas Covid-19 dr. Muhammad Fajri Addai (Youtube/Suara.com)
Tim Koordinator Relawan Satgas Covid-19 dr. Muhammad Fajri Addai (Youtube/Suara.com)

Pertama, kata dr. Muhammad Fajri, lingkungan perkantoran atau aktivitas di ruangan tertutup yang kurang memerhatikan sirkulasi udaranya.

Itu dikarenakan, sambung dia, seseorang tetap berisiko tertular virus corona Covid-19 ketika beraktivitas di ruangan tertutup dengan banyak orang, meski sudah memakai masker.

"Ada banyak faktornya. Misalnya di kantor yang jelas nyata. Misal ada ruangan tertutup dan banyak orang beraktivitas. Lalu, kita sudah pakai masker. Tapi, itu udaranya resirkulasi, nah itu kan bisa ketularan," jelas dr. Muhammad Fajri Addai dalam webinar "Jibaku Tenaga Kesehatan dan Satgas Tangani Covid-19 di Lapangan," Jumat (16/10/2020).

Selain itu, dr. Muhammad Fajri juga menyoroti kebiasaan sebagian besar orang makan bersama dengan teman dekat, rekan kerja maupu keluarga karena merasa aman.

baca juga

Padahal kebiasaan dan perasaan itulah yang bisa menempatkan seseorang pada risiko tertular maupun menularkan virus corona Covid-19 ke orang lain.

Apalagi aktivitas berkelompok sudah disebut sebagai salah satu cara penularan dan penyebaran virus corona Covid-19 paling mudah.

"Kedua makan, itu (penularan) yang paling mudah banget. Coba deh orang-orang mengingat pernah tidak makan bersama di kantor atau di rumah, pasti pernah," ujarnya.

Muhammad Fajri mengaku sering menemukan kondisi tersebut. Ia pun menegaskan bahwa kebiasaan itu bisa mempercepat penularan virus corona.

Di samping itu, seseorang mungkin tidak menyadari orang yang sedang makan bersamanya sudah terinfeksi virus corona tanpa gejala atau belum bergejala.

Karena, seseorang yang terinfeksi virus corona Covid-19 mungkin saja mengalami gejalanya setelah beberapa hari atau minggu sejak hari pertama tertular.

"Mungkin kita sudah merasa aman karena itu keluarga atau kolega kita. Tapi, itu salah satu penularan termudah karena dia bisa jadi tanpa gejala atau belum bergejala," tuturnya.

Meski begitu, dr. Muhammad Fajri mengatakan, kebiasaan ini tergolong sulit dikendalikan. Sehingga perlu kesadaran setiap orang untuk menekan risiko penularan virus corona Covid-19.

"Ini susah banget, karena Covid-19 ini membuatnya tak bergejala atau memang belum bergejala sampai beberapa hari berikutnya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:54 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 16:18 WIB

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:19 WIB

Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal

Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:03 WIB

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau, Kedutaan AS Ingatkan Warganya untuk Waspada

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau, Kedutaan AS Ingatkan Warganya untuk Waspada

Video | Selasa, 08 September 2026 | 14:22 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Erupsi Susulan Masih Bisa Terjadi

Aktivitas Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Erupsi Susulan Masih Bisa Terjadi

News | Minggu, 06 September 2026 | 21:57 WIB

Terkini

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

×