Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

M Nurhadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:19 WIB
Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan AS berunding dengan Iran untuk mengakhiri konflik lima bulan pada hari Senin.
  • AS menangguhkan serangan udara selama dua minggu di tengah insiden serangan drone dan ketegangan di kawasan.
  • Kabar penghentian serangan udara dan prospek perundingan langsung menyebabkan harga minyak dunia anjlok secara signifikan.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Senin menyatakan bahwa AS tengah melangsungkan "pembicaraan yang baik" dengan Iran dan melihat adanya peluang kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Namun, Trump memperingatkan bahwa serangan AS akan kembali dilanjutkan jika negosiasi tersebut gagal membuahkan hasil.

Pernyataan ini muncul setelah Washington secara tiba-tiba menangguhkan kampanye serangan udara selama dua minggu terhadap Iran pada hari Sabtu lalu. Keputusan ini menjadi perubahan haluan strategis terbaru Trump dalam konflik yang telah berlangsung selama lima bulan tersebut.

Dalam keterangannya, Trump menegaskan posisi AS yang siap dengan segala kemungkinan. "Saya pikir ada peluang bagus sesuatu bisa terjadi, dan jika ya, bagus, jika tidak, kita akan kembali melakukan apa yang kita lakukan dua hari lalu," tegasnya.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengonfirmasi bahwa pertukaran pesan antar kedua belah pihak terus dilakukan melalui mediator. Namun, ia membantah keras laporan yang menyebutkan bahwa Iran-lah yang meminta negosiasi tersebut.

"Ini tidak ada dalam DNA kami," ujar Baghaei, dilansir dari Reuters.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran akan menghentikan serangannya selama gencatan senjata yang diprakarsai oleh Trump tetap dipertahankan.

Meskipun terdapat optimisme dari pihak AS, jeda kampanye militer ini langsung diuji oleh berbagai insiden di lapangan. Pada hari Senin, sejumlah pihak melaporkan adanya eskalasi ketegangan:

  • Serangan Drone: Arab Saudi, Yordania, dan Irak melaporkan adanya serangan drone. Arab Saudi mengklaim telah menembak jatuh drone yang menargetkan fasilitas minyak di Riyadh, yang disebut diluncurkan dari Irak oleh kelompok bersenjata dukungan Iran.
  • Pipa Minyak Yaman: Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman menyatakan telah menargetkan Pipa East-West yang membawa minyak ke pelabuhan utama Arab Saudi, Yanbu, sebagai balasan atas serangan drone Saudi.
  • Tuduhan Blokade: Komando militer pusat Iran menuduh AS mengancam kapal-kapal dan tanker minyak di perairan teritorialnya dan berupaya menerapkan blokade maritim ilegal.

Isu Selat Hormuz dan Keterbatasan Militer AS

baca juga

Konflik juga masih berkisar pada perebutan kendali atas Selat Hormuz, jalur perairan utama bagi pasokan energi global. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa mereka telah memutar balik enam kapal pada hari Senin karena mencoba melintasi selat tanpa izin.

AS menuntut kebebasan bernavigasi, sementara Iran bersikeras bahwa kapal hanya boleh melewati jalur yang berada di bawah kendalinya dengan pemberlakuan biaya transit.

Menurut seorang pejabat AS, keputusan Trump untuk menangguhkan serangan didasarkan pada saran dari pihak militer. Komandan militer dan Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, menasihati presiden bahwa target serangan sudah habis dan menyatakan kekhawatiran atas menipisnya stok amunisi udara.

Namun, Trump menepis isu kekurangan amunisi tersebut dengan menyatakan bahwa militer sedang dengan cepat membangun kembali persediaan yang sebelumnya berkurang akibat pengiriman ke Ukraina.

Dampak Domestik dan Jatuhnya Harga Minyak

Kabar mengenai penghentian serangan udara AS selama 13 malam berturut-turut dan prospek perundingan langsung berdampak signifikan terhadap pasar energi global.

Minyak Mentah AS (WTI): Anjlok 8,21% menjadi $81,98 per barel.
Minyak Brent: Turun 9,31% menjadi $87,77 per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat

Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:59 WIB

Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran

Katy Perry Protes ke Gedung Putih, Lagu Firework Jadi Backsound Video Serangan Amerika ke Iran

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:52 WIB

6 Kapal Dicegat Iran di Selat Hormuz Senin Pagi, Matikan Sistem Navigasi

6 Kapal Dicegat Iran di Selat Hormuz Senin Pagi, Matikan Sistem Navigasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:16 WIB

Kenapa Amerika Stop Serang Iran? Hal Ini Mungkin Jadi Alasan Donald Trump

Kenapa Amerika Stop Serang Iran? Hal Ini Mungkin Jadi Alasan Donald Trump

News | Senin, 27 Juli 2026 | 12:49 WIB

Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak

Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 12:39 WIB

Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini

Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini

News | Senin, 27 Juli 2026 | 12:23 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×