Bolak-balik Kencing di Malam Hari, Waspadai Gejala Kanker Prostat

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:55 WIB
Bolak-balik Kencing di Malam Hari, Waspadai Gejala Kanker Prostat
Seorang lelaki kencing di toilet. [shutterstock]

Suara.com - Kanker prostat merupakan salah satu kanker yang paling banyak diderita oleh laki-laki. Kanker ini umumnya merupakan hasil dari sel kanker yang membelah secara tidak terkendali di prostat - kelenjar kecil berbentuk buah kenari pada pria. 

Biasanya berkembang perlahan, jadi mungkin tidak ada tanda selama bertahun-tahun. Dilansir dari Express UK, gejala kanker prostat biasanya tidak muncul sampai prostat cukup besar untuk mempengaruhi saluran yang membawa urin dari kandung kemih keluar dari penis (uretra), jelas NHS.

Jika ini terjadi, Anda mungkin memperhatikan sejumlah perubahan pada kebiasaan buang air kecil. Salah satunya ialah kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering, terutama pada malam hari, menurut American Cancer Society (ACS).

Gejala lainnya termasuk:

Ilustrasi buang air kecil atau kencing. (Shutterstock)
  • Darah dalam urin atau air mani
  • Kesulitan ereksi (disfungsi ereksi atau DE)
  • Nyeri di pinggul, punggung (tulang belakang), dada (tulang rusuk), atau area lain dari kanker yang telah menyebar ke tulang
  • Kelemahan atau mati rasa di tungkai atau kaki, atau bahkan kehilangan kontrol kandung kemih atau usus akibat kanker yang menekan sumsum tulang belakang.

Menurut ACS, sebagian besar masalah ini lebih mungkin disebabkan oleh sesuatu selain kanker prostat.

Misalnya, masalah buang air kecil lebih sering disebabkan oleh benign prostatic hyperplasia (BPH), pertumbuhan prostat non-kanker.  Meski demikain,  penting untuk menandai setiap perubahan yang tidak biasa dengan dokter Anda untuk menyingkirkan kanker prostat, tambahnya.

Perawatan untuk kanker prostat akan tergantung pada keadaan individu Anda, seperti stadium kanker.

"Ketika pengobatan diperlukan, tujuannya adalah untuk menyembuhkan atau mengendalikan penyakit sehingga sesedikit mungkin mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan tidak mempersingkat harapan hidup," jelas NHS.

Terkadang, jika kanker sudah menyebar, tujuannya bukan untuk menyembuhkannya tetapi untuk memperpanjang hidup dan menunda gejala, perhatikan kesehatan tubuh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengobatan Kanker Dapat Pengaruhi Ejakulasi, Adakah Efek Samping Lain?

Pengobatan Kanker Dapat Pengaruhi Ejakulasi, Adakah Efek Samping Lain?

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:47 WIB

Gejala Kanker Prostat Usai Kencing dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Gejala Kanker Prostat Usai Kencing dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 21:26 WIB

Merasa Seperti Ini Usai Kencing, Waspada Tanda Kanker Prostat

Merasa Seperti Ini Usai Kencing, Waspada Tanda Kanker Prostat

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×