Oksida Nitrat Disebut-sebut Bisa Mengobati Pasien Covid-19, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika
Oksida Nitrat Disebut-sebut Bisa Mengobati Pasien Covid-19, Apa Itu?
Ilustrasi Covid-19. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Penelitian lebih lanjut menyatakan bahwa menghirup gas oksida nitrat tidak hanya dapat memperbaiki kondisi medis pasien, tetapi juga menahan penyebaran virus.

Suara.com - Meski, perang melawan virus corona yang mematikan terus berkecamuk, belum ada keberhasilan besar dalam mengembangkan vaksin untuk hal yang sama.

Namun, dalam laporan baru-baru ini, para peneliti telah menemukan bahwa oksida nitrat, senyawa yang diproduksi secara alami di dalam tubuh, dapat menjadi obat yang mungkin untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

Dilansir dari Times of India, penelitian lebih lanjut menyatakan bahwa menghirup gas oksida nitrat tidak hanya dapat memperbaiki kondisi medis pasien, tetapi juga menahan penyebaran virus.

Meski langkah-langkah positif untuk mengembangkan vaksin masih berlangsung dan para ilmuwan serta peneliti tanpa lelah mencari terapi untuk memperlambat penyebaran virus corona, setiap terobosan baru dalam hal penelitian membuka jalan bagi pengobatan yang lebih efektif.

Baca Juga: 8 Bulan Masa Pandemi, Begini Suka Duka Penggali Kubur Jenazah Covid-19

Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan oksida nitrat? Dilansir dari Times of India, Nitric Oxide (NO) adalah molekul yang diproduksi secara alami oleh tubuh.

Ini memiliki efek anti-inflamasi dan merupakan vasodilator yang menyebabkan pembuluh darah melebar dan merangsang pelepasan hormon tertentu, seperti insulin dan hormon pertumbuhan manusia.

Selain itu, oksida nitrat memiliki sifat antivirus dan antibakteri yang mengatur infeksi dan peradangan di paru-paru pasien - temuan utama selama epidemi SARS tahun 2003.

Setelah itu, para peneliti dari Universitas Uppsala dan Karolinska Institute kini telah menyelidiki bagaimana virus corona baru yang terlibat dalam pandemi saat ini, SARS CoV-2, bereaksi terhadap senyawa tersebut.

Saat ini, oksida nitrat telah digunakan pada orang-orang yang menderita kadar oksigen darah rendah, seringkali sebagai akibat dari sindrom gangguan pernapasan akut.

Baca Juga: Pria ini Sial, Alat Tes Swab Patah dan Tersangkut di Paru-parunya!

Meskipun, tidak ada indikasi bahwa oksida nitrat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup pada orang yang menderita penyakit pernapasan akut, para ilmuwan yang meneliti hal yang sama menemukan bahwa oksida nitrat menghambat replikasi SARS-CoV pada tahun 2003.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS